Pramuka Jatim Bikin Gebrakan! Kembangkan Benih Jagung Unggul untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Andy Satria • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 09:44 WIB
Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jatim Arum Sabil (tengah) bersama Wakil Ketua I Arumi Bachsin (kanan) memberikan keterangan setelah Apel Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 di Unesa. (Andy Satria)
Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jatim Arum Sabil (tengah) bersama Wakil Ketua I Arumi Bachsin (kanan) memberikan keterangan setelah Apel Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 di Unesa. (Andy Satria)

RADAR SURABAYA – Gerakan Pramuka Jawa Timur (Jatim) terus memperluas kontribusinya dalam memperkuat ketahanan pangan.

Selain mendorong anggota memproduksi dan mengonsumsi pangan, Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jatim kini mulai mengembangkan benih unggul.

Pengembangan benih unggul tersebut menjadi bagian dari program ketahanan pangan yang dijalankan anggota Pramuka secara serentak di berbagai daerah di Jawa Timur.

Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jatim Arum Sabil mengatakan, program ketahanan pangan Pramuka kini tidak hanya berfokus pada produksi dan konsumsi hasil pertanian.

Program tersebut mulai diarahkan pada pengembangan sumber produksi pangan, termasuk benih unggul.

“Ya, kita sudah bukan hanya menghasilkan pangan untuk diproduksi dan dikonsumsi, tetapi juga sudah membuat benih-benih unggul,” kata Arum saat Apel Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Rabu (2/9) malam.

Pramuka Jatim Kembangkan Benih Jagung KIP

Salah satu inovasi yang dikembangkan dalam program ketahanan pangan Pramuka Jatim adalah benih jagung dengan label KIP. Nama tersebut merupakan singkatan dari Kolaborasi Inovasi Polri.

Baca Juga: Komplotan Jambret Ngaku Beraksi Dua Kali Seminggu di Surabaya dan Sidoarjo, Hasil untuk Beli Narkoba

Menurut Arum, pengembangan benih unggul menjadi langkah lanjutan untuk memperkuat program ketahanan pangan yang telah berjalan di sejumlah daerah di Jawa Timur.

Langkah tersebut tidak hanya mengejar hasil panen dalam jangka pendek. Pengembangan benih juga diarahkan untuk menyiapkan sumber produksi yang dapat mendukung keberlanjutan pangan.

“Program ketahanan pangan ini sudah berjalan di berbagai daerah. Ini menjadi salah satu kegiatan yang aktif dilakukan anggota Pramuka di Jawa Timur,” ujar Arum.

Kwarda Gerakan Pramuka Jatim juga mendorong pengembangan program melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

 Kerja sama tersebut mencakup inovasi dan pengembangan hasil pertanian yang diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ketahanan Pangan Jadi Fokus Pramuka Jatim

Sementara itu, Wakil Ketua I Bidang Pembinaan Anggota Muda Kwarda Gerakan Pramuka Jatim Arumi Bachsin mengatakan, ketahanan pangan menjadi salah satu fokus dalam rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026.

Menurut Arumi, program ketahanan pangan tersebut telah berjalan cukup lama dan dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah Jawa Timur.

Program itu juga berjalan beriringan dengan sejumlah kegiatan sosial Pramuka, termasuk program bedah rumah.

“Sudah berjalan. Sebetulnya sudah lama, cukup lama untuk program bedah rumahnya, dan ditambah dengan ketahanan pangan yang luar biasa serentak di Jawa Timur,” ujarnya.

Baca Juga: Bursa Transfer: Liverpool Sudah Amankan Striker Muda Prancis, Kok Belum Diumumkan? Ini Alasannya

Pelaksanaan program secara serentak mendapat respons positif dari anggota Pramuka di berbagai daerah.

 Keterlibatan tersebut menunjukkan antusiasme anggota dalam menjalankan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Kita melihat antusias dari seluruh lapisan Pramuka yang ada di Jawa Timur begitu luar biasa,” kata Arumi.

Tingginya partisipasi anggota juga tercermin dari banyaknya anggota dan satuan Pramuka yang memperoleh apresiasi maupun penghargaan atas program yang telah dijalankan.

Arumi menjelaskan, pemberian penghargaan dilakukan melalui sejumlah tahapan.

Apresiasi tersebut menjadi bentuk penghargaan atas konsistensi anggota Pramuka dalam menjalankan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pengembangan benih unggul menjadi salah satu langkah Pramuka Jatim untuk memperluas dampak program ketahanan pangan.

Dengan tidak hanya berfokus pada produksi pangan, tetapi juga pengembangan sumber benih, program tersebut diharapkan dapat mendukung keberlanjutan ketahanan pangan di Jawa Timur. (Sam)

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
benih jagung Kwarda Jatim pramuka