RADAR SURABAYA — Ciputra Hospital Surabaya (CiHos) terus memperkuat layanan kesehatan unggulannya seiring memasuki usia dua tahun.
Rumah sakit ini kini memiliki empat layanan utama, yakni Cardio & Vascular, Neuroscience, Onkologi, serta Woman and Children.
Pengembangan layanan tersebut menjadi bagian dari upaya Ciputra Hospital Surabaya untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di Surabaya dan Jawa Timur.
Direktur Ciputra Hospital Surabaya, dr. Siska Sindhuatmadja, mengatakan perkembangan layanan selama dua tahun terakhir tidak hanya berfokus pada pemeriksaan diagnostik, tetapi juga kemampuan melakukan berbagai tindakan medis.
“Dalam dua tahun ini, kami sudah bisa meluncurkan empat layanan unggulan, yaitu Cardio & Vascular, Neuroscience, Onkologi, dan Woman and Children,” kata dr. Siska di sela perayaan HUT ke-2 Ciputra Hospital Surabaya, Sabtu (29/8).
Layanan Jantung hingga Bedah Saraf
Pada layanan Cardio & Vascular, Ciputra Hospital Surabaya telah mengembangkan pelayanan hingga tindakan pemasangan stent atau cincin jantung.
Baca Juga: Honda Super One Laris Dipesan, Kuota Jatim Hanya 10 Unit
Sementara itu, layanan Neuroscience juga terus diperkuat. Rumah sakit tersebut telah menangani berbagai tindakan bedah saraf, mulai dari kasus tulang belakang, tumor, hingga penyakit Parkinson.
Menurut dr. Siska, pengembangan layanan unggulan menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam menyediakan pelayanan medis yang semakin lengkap bagi masyarakat Jawa Timur.
Perkuat Layanan Kanker dengan PET-Scan
Di bidang onkologi, Ciputra Hospital Surabaya menggandeng dua grup dokter dari Singapura, yakni SMG dan Curie Oncology.
Kerja sama tersebut dilakukan untuk mendukung pelayanan kanker dengan standar internasional.
Selain menghadirkan tenaga medis spesialis, rumah sakit juga dapat menyediakan obat-obatan dari luar negeri melalui jalur resmi sesuai kebutuhan pasien.
Salah satu fasilitas unggulan yang dimiliki Ciputra Hospital Surabaya adalah PET-Scan.
Teknologi tersebut digunakan untuk membantu menentukan stadium kanker sekaligus mengevaluasi respons pasien terhadap terapi yang telah diberikan.
“PET-Scan itu untuk mendeteksi stadium kankernya sampai stadium berapa, dan juga untuk melihat apakah terapi yang diberikan dokter berhasil atau tidak,” tambah dr. Siska.
Keunggulan lain dari fasilitas PET-Scan di Ciputra Hospital Surabaya adalah waktu pemeriksaannya yang relatif singkat.
Baca Juga: Liverpool vs Nottingham Forest: Jangan Panik Lagi! Liverpool Harus Lebih Tenang demi Raih Kemenangan
Jika pemeriksaan PET-Scan pada umumnya membutuhkan waktu sekitar 20 menit, fasilitas yang tersedia di Ciputra Hospital Surabaya dapat menyelesaikan pemeriksaan dalam waktu sekitar delapan menit.
Durasi pemeriksaan yang lebih singkat tersebut memberikan kenyamanan lebih bagi pasien, terutama mereka yang mengalami klaustrofobia.
Selain itu, penggunaan radiofarmaka atau FDG juga dapat dilakukan lebih efisien.
Layanan PET-Scan tersebut bahkan telah menarik pasien rujukan dari sejumlah daerah di luar Surabaya, seperti Semarang, Solo, dan Madiun.
Ciputra Hospital Surabaya juga terus memperkenalkan layanan tersebut ke berbagai daerah lain, termasuk Makassar, Manado, dan sejumlah wilayah di Kalimantan.
“Kalau pasiennya sudah menjalani kemoterapi, tetap dilakukan PET-Scan untuk melihat apakah terapi kemoterapinya berhasil atau tidak,” jelasnya.
Siapkan Radioterapi dengan Investasi Rp60 Miliar
Untuk melengkapi layanan kanker terpadu, Ciputra Hospital Surabaya kini tengah mempersiapkan fasilitas radioterapi.
Ruang radioterapi telah disiapkan, termasuk fasilitas bunker yang dibutuhkan untuk pengoperasian peralatan tersebut.
Tahap selanjutnya adalah pengadaan perangkat radioterapi yang akan didatangkan dari Eropa.
Peralatan tersebut ditargetkan mulai dipasang pada awal tahun depan dan diharapkan dapat beroperasi paling lambat pada semester pertama 2027. Namun, jadwal operasional masih bergantung pada proses perizinan.
“Bunkernya sudah kami siapkan. Tinggal membeli alatnya nanti awal tahun depan dari Eropa. Investasinya diperkirakan mencapai Rp60 miliar karena kami akan menggunakan teknologi terbaru,” katanya.
Kehadiran radioterapi nantinya akan semakin melengkapi layanan kanker terpadu di Ciputra Hospital Surabaya.
Pasien diharapkan dapat menjalani berbagai tahapan penanganan kanker dalam satu rumah sakit, mulai dari pemeriksaan PET-Scan, kemoterapi, tindakan operasi, hingga radioterapi.
“Dengan pelayanan kanker yang komprehensif ini, pasien tidak perlu ke luar negeri. Semua bisa dikerjakan di Ciputra Hospital,” ujar dr. Siska.
Didukung 160 Dokter Spesialis
Seiring bertambahnya usia rumah sakit, jumlah kunjungan pasien ke Ciputra Hospital Surabaya juga terus mengalami peningkatan.
Menurut manajemen, pertumbuhan jumlah pasien tidak hanya didukung oleh kelengkapan fasilitas, tetapi juga ketersediaan tenaga medis dan kualitas pelayanan.
Saat ini, Ciputra Hospital Surabaya didukung oleh sekitar 160 dokter spesialis, termasuk delapan profesor.
Baca Juga: BHS Cup III Jadi Kawah Candradimuka Atlet Muda Tarung Derajat, Jatim Bidik Regenerasi hingga PON
Sebanyak 58 dokter di antaranya merupakan dokter konsultan atau subspesialis.
Dengan dukungan tenaga medis tersebut, pasien dapat memperoleh pelayanan yang lebih spesifik sesuai dengan kebutuhan dan kondisi penyakit yang dialami.
Ciputra Hospital Surabaya saat ini memiliki kapasitas sekitar 200 tempat tidur. Rumah sakit tersebut juga telah bekerja sama dengan sekitar 24 perusahaan asuransi, di antaranya Prudential, Manulife, Fullerton, AdMedika, BRI, BNI, dan BCA Life.
Direktur Ciputra Group, Sutoto Yakobus, mengatakan Ciputra Hospital Surabaya telah mencapai target yang ditetapkan selama dua tahun beroperasi, baik dari sisi jumlah kunjungan pasien maupun pendapatan.
“Selama dua tahun, Ciputra Hospital telah mencapai target, baik dari kunjungan pasien maupun pendapatannya.
Kami akan terus meningkatkan pelayanan dan fasilitas, termasuk layanan ortopedi dan lainnya,” pungkas Sutoto.
Pengembangan empat layanan unggulan serta persiapan fasilitas radioterapi menjadi langkah Ciputra Hospital Surabaya dalam memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat layanan kesehatan modern di Surabaya dan Jawa Timur.(fix)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan