Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, AMY dan Ketua PKS Jatim Hadir

Mus Purmadani • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:58 WIB
SOWAN: Presiden PKS dan Ketua DPW PKS Jatim saat hadir di Muktamar ke-35 NU yang digelar di Jombang.(IST/RADAR SURABAYA)
SOWAN: Presiden PKS dan Ketua DPW PKS Jatim saat hadir di Muktamar ke-35 NU yang digelar di Jombang.(IST/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA – Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) resmi digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur (Jatim). Pembukaan forum permusyawaratan tertinggi NU tersebut turut dihadiri Presiden PKS Almuzzamil Yusuf (AMY) dan Ketua DPW PKS Jatim Bagus Prasetia Lelana, Kamis (27/8).

Keduanya hadir bersama sejumlah undangan dari berbagai unsur dalam pembukaan Muktamar yang dijadwalkan dibuka secara resmi oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Muktamar ke-35 NU berlangsung hingga 31 Agustus 2026 dengan mengusung tema Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmah untuk Kemaslahatan Bangsa.

Baca Juga: Banjir Bandang Nepal-China, Lebih dari 1.400 Orang Hilang dan 390 Tewas

Ketua DPW PKS Jatim Bagus Prasetia Lelana mengatakan, kehadirannya dalam Muktamar NU merupakan bentuk penghormatan sekaligus upaya memperkuat silaturahmi dan ukhuwah dengan NU.

Menurut Bagus, NU merupakan salah satu kekuatan penting dalam kehidupan keumatan sekaligus kebangsaan di Indonesia.

“Muktamar ini menjadi momentum penting bagi NU untuk merumuskan arah pengabdian organisasi sekaligus memperkuat kontribusinya bagi bangsa,” ujar Bagus.

Baca Juga: Liverpool vs Nottingham Forest: The Reds Diunggulkan, Ini Prediksi Skor dan Susunan Pemain

Ia menilai tema yang diusung dalam Muktamar ke-35 sangat relevan dengan kondisi Indonesia saat ini. Berbagai tantangan sosial, ekonomi, teknologi hingga perubahan global membutuhkan kontribusi seluruh komponen bangsa.

“PKS Jawa Timur menyampaikan selamat dan apresiasi atas pelaksanaan Muktamar ke-35 NU. Kami berharap Muktamar ini menghasilkan gagasan-gagasan besar untuk kemaslahatan umat dan bangsa,” katanya.

Bagus berharap NU ke depan semakin kuat dalam menjalankan peran keumatan dan kebangsaan. Dengan jaringan pesantren, ulama, kader serta warga Nahdliyin yang luas, NU dinilai memiliki posisi strategis dalam menjaga persatuan Indonesia.

Baca Juga: Barcelona Menang 2-0 atas Athletic Club, Raphinha dan Fermin Lopez Bawa Blaugrana Puncaki LaLiga

“Semoga NU semakin maju, semakin kokoh dalam menjaga marwahnya dan semakin luas khidmahnya untuk masyarakat. Kita berharap NU terus menjadi kekuatan yang menghadirkan kesejukan, persatuan dan kemaslahatan bagi Indonesia,” tuturnya.

Menurut Bagus, silaturahmi antarkomponen bangsa, termasuk hubungan antara PKS dan NU, perlu terus dirawat. Komunikasi dan ukhuwah dinilai penting untuk memperkuat kerja sama dalam menghadapi berbagai persoalan bangsa.

Muktamar ke-35 NU sendiri menjadi forum untuk membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari persoalan keagamaan dan kemasyarakatan, evaluasi organisasi, program kerja lima tahun mendatang, rekomendasi kebangsaan hingga agenda kepemimpinan NU periode 2026–2031.

Baca Juga: 99 Masjid dan Musala Ramah Muktamirin Siap Sambut Peserta Muktamar ke-35 NU di Jombang

Di sisi lain, kehadiran AMY di Jawa Timur juga menjadi bagian dari rangkaian Safari Kebangsaan. Selain menghadiri Muktamar NU, AMY dijadwalkan bertemu dengan struktur dan kader PKS serta sejumlah tokoh di Jawa Timur.

“Semoga dari Jombang lahir keputusan-keputusan terbaik untuk umat, bangsa dan negara. PKS tentu berharap ukhuwah dan kerja sama antarelemen bangsa semakin kuat dalam menghadirkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur,” pungkas Bagus. (mus/gun)

 

Editor : Guntur Irianto
Sumber : radar surabaya
tambak deres pemilihan muktamar nu jombang Ketua