Said Abdullah Targetkan PDIP Punya Gubernur Jatim pada 2029

Mus Purmadani • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 19:23 WIB
Ketua DPD PDIP Jatim MH Said Abdullah
Ketua DPD PDIP Jatim MH Said Abdullah

RADAR SURABAYA – PDI Perjuangan (PDIP) Jawa Timur mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029.

Ketua DPD PDIP Jatim MH Said Abdullah menargetkan partainya kembali meraih kemenangan pada Pemilu Legislatif (Pileg) sekaligus mengantarkan kader internal menjadi Gubernur Jawa Timur.

Baca Juga: P-APBD Jatim 2026, Fraksi PDIP Minta Anggaran Diukur dari Dampaknya bagi Rakyat

Target tersebut disampaikan Said di hadapan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat konsolidasi internal kader PDIP Jatim di Vasa Hotel, Minggu (23/8).

Bahkan di hadapan Megawati, Said secara tegas menyampaikan ambisi partai untuk memiliki kader yang duduk sebagai Gubernur Jawa Timur. “Kepada semua kader, baik DPD, DPC maupun fraksi-fraksi, sudah waktunya PDI-P Jatim punya gubernur,” tegas Said.

Baca Juga: 81 Tahun Indonesia Merdeka, Fraksi PDIP DPRD Jatim Ingatkan 3,71 Juta Warga Masih Miskin

Menurut Said, target tersebut merupakan bagian dari upaya PDIP Jatim untuk bangkit setelah kehilangan sejumlah kursi legislatif maupun posisi eksekutif pada Pemilu 2024.

Baca Juga: 4.400 Pekerja Terancam PHK, Fraksi PDIP DPRD Jatim Desak Pemprov Bertindak

Ia meminta seluruh kader memiliki tekad dan semangat yang sama untuk menghadapi kontestasi politik 2029.

“Dengan kerja keras kita semua, kita punya kewajiban sama, tekad yang sama untuk memenangkan pileg dan pilgub yang akan datang,” ujar Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI tersebut.

Said mengatakan, PDIP Jatim telah melakukan berbagai evaluasi terhadap hasil Pemilu 2024. Evaluasi tersebut menjadi dasar untuk memperbaiki strategi pemenangan partai sekaligus memperkuat kembali mesin politik hingga tingkat paling bawah.

PDIP Jatim, kata dia, juga berani bersikap jujur terhadap penurunan suara yang terjadi pada Pemilu 2024. Namun, kondisi tersebut tidak membuat partai berhenti melakukan pembenahan.

“Kita akan bedah semua di setiap dapil kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan sampai di TPS. Percayalah bahwa setelah kaderisasi, banyak hal kita lakukan, dan banyak evaluasi kita lakukan,” katanya.

Selain evaluasi, PDIP Jatim akan memperkuat kaderisasi serta konsolidasi organisasi. Pemetaan politik akan dilakukan secara menyeluruh mulai dari daerah pemilihan (dapil) kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan hingga tempat pemungutan suara (TPS).

Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan mesin partai berjalan efektif dan mampu merespons dinamika politik di masing-masing wilayah. Said juga menekankan pentingnya membangun kembali kedekatan antara partai dengan masyarakat. Menurutnya, kerja politik tidak cukup dilakukan di internal organisasi, tetapi harus diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam konsolidasi tersebut, Said juga meminta seluruh anggota legislatif PDIP, mulai dari DPR RI, DPRD Jatim hingga DPRD kabupaten/kota, lebih aktif turun ke masyarakat.

Ia menegaskan, para legislator tidak boleh hanya menjalankan aktivitas di internal partai. Mereka harus hadir di daerah pemilihan masing-masing untuk menyerap aspirasi masyarakat.

“Kami siap memenangkan pileg, menyambut kemenangan di 2029. Semua harus gotong royong. Semua anggota DPR RI, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota harus benar-benar turun reses ke lokasi, tidak ada lagi tidak turun ke lokasi,” jelasnya. 

Said  menilai kedekatan dengan masyarakat menjadi salah satu kunci untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap PDIP. Karena itu, seluruh kader diminta bekerja secara konsisten dan tidak menunggu mendekati hari pemungutan suara. (mus/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar surabaya
pdip pilkada gubernur jatim