RADAR SURABAYA – Jumlah penumpang Commuter Line Surabaya mengalami lonjakan signifikan selama masa libur sekolah 2026.
KAI Commuter mencatat jumlah pengguna di Wilayah 8 Surabaya meningkat 11,69 persen dibandingkan hari normal, menandakan kereta komuter semakin menjadi pilihan
utama masyarakat untuk bepergian, terutama menuju berbagai destinasi wisata di Jawa Timur.
Wakil Kepala Bidang Sekretariat Perusahaan KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan peningkatan jumlah penumpang mulai terlihat sejak pekan pertama libur sekolah.
Berdasarkan data periode 22–28 Juni 2026, total pengguna Commuter Line di Wilayah 8 Surabaya mencapai 374.110 orang, atau rata-rata 53.444 penumpang per hari.
"Jika dibandingkan dengan rata-rata penumpang harian sebelum masa libur sekolah yang mencapai 47.887 orang, terjadi peningkatan sebesar 11,69 persen," ujar Karina, Selasa (30/6).
Baca Juga: Prancis vs Swedia: Kylian Mbappe Berpeluang Lampaui Rekor Gol di Fase Gugur
Menurutnya, tingginya minat masyarakat menggunakan Commuter Line tidak lepas dari tarif yang terjangkau, waktu tempuh yang lebih efisien, serta perjalanan yang bebas dari kemacetan lalu lintas.
"Selain tarifnya yang sangat terjangkau, masyarakat memilih Commuter Line karena mampu menghemat waktu perjalanan.
Perjalanan menjadi lebih efektif karena terhindar dari kemacetan di jalan raya," tuturnya.
Untuk mengakomodasi peningkatan penumpang selama libur sekolah, KAI Commuter Wilayah 8 Surabaya mengoperasikan 50 perjalanan setiap hari.
Layanan tersebut menghubungkan sejumlah kota di Jawa Timur, seperti Surabaya, Malang, Blitar, Kertosono, dan Mojokerto, sehingga memudahkan masyarakat melakukan perjalanan maupun berwisata.
Data KAI Commuter juga menunjukkan Stasiun Surabaya Gubeng menjadi stasiun dengan aktivitas penumpang tertinggi selama periode liburan.
Rata-rata terdapat hampir 6.600 penumpang naik dan 6.900 penumpang turun setiap hari.
Posisi berikutnya ditempati Stasiun Wonokromo dengan rata-rata 4.500 penumpang naik dan 4.800 penumpang turun per hari.
Sementara itu, Stasiun Malang melayani sekitar 4.000 penumpang naik dan 3.900 penumpang turun setiap harinya.
Karina menegaskan, meningkatnya jumlah pengguna menjadi motivasi bagi KAI Commuter untuk terus meningkatkan kualitas layanan.
"Capaian ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan standar pelayanan, menjaga keselamatan perjalanan, serta
menghadirkan berbagai inovasi agar pengalaman bepergian masyarakat semakin nyaman dan semakin baik," pungkasnya.
Lonjakan pengguna Commuter Line selama libur sekolah menunjukkan bahwa transportasi berbasis rel semakin diminati masyarakat sebagai moda perjalanan yang
aman, nyaman, efisien, dan ekonomis untuk menjangkau berbagai kota serta destinasi wisata di Jawa Timur.(rmt)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan