Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Gubernur Khofifah dan Kepala BPKP Jatim Perkuat Sinergi Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel

Mus Purmadani • Rabu, 24 Juni 2026 | 18:09 WIB
KOLABORASI: Gubernur Jatim Khofifah (dua dari kanan) saat mengukuhkan Hasoloan Manalu (tiga dari kanan) sebagai Kepala BPKP Jatim. (IST/RADAR SURABAYA)
KOLABORASI: Gubernur Jatim Khofifah (dua dari kanan) saat mengukuhkan Hasoloan Manalu (tiga dari kanan) sebagai Kepala BPKP Jatim. (IST/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengukuhkan Hasoloan Manalu sebagai Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jatim di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (22/6) malam. Pengukuhan tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Kepala BPKP Nomor KP.01.03/KEP-219/K/SU/2026 tentang Pengangkatan dan Pemindahan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan BPKP.

Dalam sambutannya, Khofifah menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan, melainkan momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Jatim dan BPKP dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

“Pengukuhan ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi menjadi momentum untuk semakin memperkuat kolaborasi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil,” ujar Khofifah.

Baca Juga: Jelang Hari Bhayangkara, Polda Jatim Laksanakan Ziarah di TMP 10 November Surabaya

Menurutnya, BPKP memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam mengawal pelaksanaan pemerintahan yang baik atau good governance melalui fungsi pengawasan, pendampingan, serta pemberian rekomendasi yang konstruktif. Oleh karena itu, hubungan yang erat antara BPKP, pemerintah daerah, Forkopimda, dan seluruh pemangku kepentingan harus terus diperkuat.

Khofifah menilai, selama ini BPKP telah memberikan kontribusi signifikan tidak hanya melalui fungsi audit, tetapi juga melalui pendekatan assurance dan consulting yang mampu memperkuat langkah pencegahan, deteksi dini, hingga penanganan berbagai potensi penyimpangan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“BPKP tidak hanya menjalankan fungsi auditor, tetapi juga menjadi trusted advisor sekaligus strategic partner pemerintah daerah dalam memperkuat good governance. Tentu ini dalam rangka mengawal akuntabilitas pelaksanaan berbagai program prioritas agar memberikan hasil yang optimal bagi kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Baca Juga: Polda Jatim Ungkap 3.157 Kasus Narkoba dan Sita Aset Rp 3 Miliar

Gubernur Khofifah juga menyampaikan apresiasi kepada BPKP RI atas sinergi yang selama ini terjalin dalam mengawal akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah dan pelaksanaan pembangunan di Jatim. Menurutnya, berbagai pendampingan, referensi, serta rekomendasi yang diberikan BPKP menjadi modal penting dalam menghasilkan kebijakan yang berdampak luas bagi masyarakat.

“Kami sangat senang jika mendapatkan pendampingan, referensi, dan rekomendasi. Kebijakan strategis yang bisa kita dorong lebih produktif lagi itu menjadi sangat penting,” tuturnya.

Lebih lanjut, Khofifah berharap komunikasi dan interaksi antara Pemprov Jatim dan BPKP dapat semakin intensif sehingga mampu menghasilkan detail plan yang menjadi dasar penyusunan kebijakan makro, baik untuk Jatim maupun dalam mendukung kebijakan pembangunan nasional.

Baca Juga: Romokalisari Adventure Land Surabaya Bakal Berbenah Total, Wahana Baru Disiapkan

“Bersama BPKP saya rasa kita semua bisa membangun komunikasi dan interaksi yang lebih produktif. Kita butuh detail plan untuk merumuskan macro policy secara nasional, bukan hanya Jatim,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Khofifah juga menyampaikan penghargaan kepada Abul Chair yang telah menyelesaikan masa tugasnya sebagai Kepala Perwakilan BPKP Jatim. 

Ia menilai kepemimpinan Abul Chair telah memberikan kontribusi nyata terhadap berbagai capaian pembangunan di Jatim.

Baca Juga: Soft Launching 5 Juli 2026, Eks Hi-Tech Mall Surabaya Disulap Jadi Rumah Baru Industri Kreatif

“Kerja sama yang telah terbangun selama ini memberikan kontribusi nyata terhadap berbagai capaian pembangunan di Jatim. Semoga seluruh pengabdian beliau menjadi amal ibadah jariyah dan membawa kesuksesan pada penugasan berikutnya,” ungkapnya.

Kepada Hasoloan Manalu, Khofifah menyampaikan ucapan selamat datang di Jatim sekaligus harapan agar pengalaman dan kapasitas yang dimiliki mampu semakin memperkuat sinergi antara BPKP dan pemerintah daerah.

“Kita semua hadir memberikan penguatan doa atas tugas Bapak Hasoloan Manalu. Mudah-mudahan beliau dalam menjalankan tugas diberikan kemudahan, kesuksesan, dan kekuatan untuk melaksanakan seluruh mandat dengan baik. Selamat datang di bumi Majapahit,” terangnya.

Baca Juga: Pulang Ngopi, Dua Pemuda Jadi Korban Pengeroyokan Belasan Oknum Pesilat di Jalan Kendangsari Surabaya

Khofifah optimistis kolaborasi yang semakin erat antara BPKP dan pemerintah daerah akan menjadi modal penting dalam mewujudkan Jatim sebagai Gerbang Baru Nusantara menuju Indonesia Emas 2045 yang maju, adil, makmur, unggul, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Politik, Keamanan, Hukum, Pembangunan Manusia, dan Kebudayaan, Sally Salamah, berharap sinergi antara BPKP dan seluruh pemangku kepentingan di Jatim terus diperkuat demi mendukung pembangunan yang lebih baik.

“Hari ini adalah momentum pengingat kami untuk terus mengawal program prioritas Presiden. Untuk itu, kami siap menjadi mitra strategis dalam mengawal tata kelola pemerintahan yang efisien dan akuntabel,” kata Sally.

Ia juga menyampaikan harapan agar Hasoloan Manalu dapat segera beradaptasi dengan kondisi dan kearifan lokal Jatim serta membangun kolaborasi yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan.

“Kepada Bapak Hasoloan, semoga beliau bisa beradaptasi memahami kearifan lokal di Jatim dan membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan,” pungkasnya. (mus/gun)

Editor : Guntur Irianto
#pelantikan kepala bpkp #Gubenur Khofifah #Gubernur Jatim #kolaborasi #BPKP Jatim