Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Polda Jatim Kembalikan Motor Korban Begal di Depan Wisata Bakti Alam Pasuruan, Mahasiswi Ini Ngaku Trauma

M. Mahrus • Rabu, 3 Juni 2026 | 13:04 WIB
DISERAHKAN: Kepala Polda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto menyerahkan motor ke korban. Mahasiswi ini menjadi korban begal di depan Wisata Bakti Alam, Pasuruan.(MAHRUS/RADAR SURABAYA)
DISERAHKAN: Kepala Polda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto menyerahkan motor ke korban. Mahasiswi ini menjadi korban begal di depan Wisata Bakti Alam, Pasuruan.(MAHRUS/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Polda Jatim mengembalikan motor mahasiswi korban begal di jalan depan wisata Bakti Alam, Desa Ngembal, Tutur, Pasuruan. Motor Honda Scoopy korban diserahkan langsung oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto kepada korban Happy N, 23, warga Sidoarjo di gedung Mahameru Polda Jatim.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto mengatakan keberhasilan pengungkapan kasus 3 C (curat, curas dan curanmor) menjadi bukti keseriusan Polda Jawa Timur dan jajaran dalam memberantas tindak kriminalitas.

"Kami tidak hanya menangkap pelaku tapi berupaya mengembalikan hak masyarakat yang menjadi korban kejahatan," ungkapnya, Rabu (3/6).

Baca Juga: Diduga Jadi Korban Jambret, Perempuan Berseragam Batik Korpri Ditemukan Tergeletak di Jalan Kusuma Bangsa Surabaya

Jenderal bintang dua ini menegaskan akan terus meningkatkan upaya pemberantasan kejahatan 3 C yang meresahkan masyarakat. Masyarakat juga diimbau untuk melapor apabila menjadi korban tindak pidana. "Kepolisian akan bekerja maksimal dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jatim," tegasnya.

Sementara itu salah satu korban begal Happy, 23, mengapresiasi Polda Jatim dan jajaran yang telah menangkap pelaku begal dan menemukan motor Honda Scoopy hijau yang sempat dibawa kabur pelaku.

Baca Juga: Dukung Penyempurnaan MBG, Ketua Gerindra Surabaya Apresiasi Langkah Presiden Evaluasi Kepemimpinan BGN

Dia menjadi korban pembegalan Sabtu 2 Mei 2026 saat perjalanan hendak wisata ke Bukit Premium Pasuruan bersama Ervira Devi R, 23,. Di tengah perjalanan korban dibegal dan temannya Ervira yang membawa motor dibacok pelaku. 

"Iya teman saya yang kena bacok. Soalnya kan kita berdua mau mempertahankan motor," ucapnya.

Baca Juga: Bukit Gunungsari Surabaya, Benteng Pertahanan Terakhir TKR dan Tentara Pelajar Dalam Pertempuran Surabaya November 1945

Hapy menyebutkan untuk temannya yang kena bacok kondisi telah dirawat di rumah sakit. Kondisi sekarang sudah berangsur membaik. Terbaru korban baru selesai fisioterapi. "Soalnya orangnya masih kayak kalau gerakin itu (tangan) kayak susah. Soalnya dalam (luka bacok)," terangnya. 

Happy mengaku sempat trauma keluar rumah usai kejadian pembegalan tersebut. "Kita belum sampai ke situ (psikolog). Cuma kayak kita kadang enggak berani keluar gitu," jelasnya.

Baca Juga: Selama Ini Salah Paham, Ayam Berkokok Saat Fajar Ternyata Bukan karena Matahari

Selain menyerahkan barang bukti motor kasus begal, Polda Jatim juga menyerahkan motor Honda Beat milik Siti, 43, warga Nongkojajar, Pasuruan yang sempat dicuri maling di kandang sapi pada Maret 2026 lalu. 

Kronologi Begal di Depan Wisata Bakti Alam Pasuruan 

Diberitakan sebelumnya, dua orang begal sadis yang merampas motor dan membacok korban AED, 23, pendaki perempuan asal Buduran Sidoarjo di Jalan Desa Ngembal, Tutur Pasuruan ditangkap. Satu orang pelaku terpaksa ditembak kaki kananya karena berusaha kabur dan melawan saat ditangkap.

Baca Juga: Erick Thohir Puji Keberanian John Herdman, Pemain Muda Kembali Dapat Kesempatan di Timnas Indonesia

Tersangka SAS, 25, dan JF, 19, warga Desa Ngembal, Tutur Pasuruan. Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur melalui Panit 1 Unit III Subdit Jatanras Iptu Ario Senopati Joyonegoro mengatakan, Tim Jatanras berhasil menangkap dua pelaku pencurian dengan kekerasan terhadap dua korban wanita yang hendak liburan ke Bukit Premium Tosari Pasuruan di jalan Desa Ngembal, Tutur Pasuruan depan wisata Bakti Alam Sabtu (2/5).

Penangkapan tersebut dilakukan setelah polisi melakukan penyelidikan selama dua hari. Polisi mengidentifikasi pelaku dan berhasil menangkap pelaku JF di Burneh Bangkalan, Senin (4/5) ini hari.

Baca Juga: Bursa Transfer: Andoni Iraola Langsung Bergerak! Liverpool Bidik Bek Real Madrid Senilai Rp1,2 Triliun

Setelah dilakukan pengembangan di Dusun Kemangi, Ngembal Tutur polisi berhasil menangkap tersangka SAS di rumahnya. Saat hendak ditangkap tersangka sembunyi di belakang rumah dan berusaha kabur.

Dari hasil pemeriksaan terungkap, modus tersangka menunggu korbanya dua kali. Awalnya pelaku mengincar korban pertama dan kedua namun gagal. 

Baca Juga: Deal! Andoni Iraola Segera Resmi Latih Liverpool, Era Baru Anfield Dimulai

Akhirnya, korban ketiga dua orang wanita yang berboncengan mengendarai motor Honda Scoopy warna hijau melintas dan langsung dibegal.

"Sepeda motornya berhasil mereka ambil paksa, atau mereka rampas. Mereka kabur sempat membacok (korban). Jadi, korban perempuan ini ada luka bacok di 18 jahitan di bahu sebelah kiri," terangnya, Senin (4/5). (rus/gun)

 

Editor : Guntur Irianto
#wisata bakti alam #begal pasuruan #pengembalian barang bukti motor #Polda Jatim #mahasiswi