Berawal dari Mandi di Sungai Kedungsulur Ponorogo, 4 Anak Tenggelam, 1 Meninggal Dunia
Nurista Purnamasari• Senin, 25 Mei 2026 | 09:21 WIB
Ilustrasi. (interest)RADAR SURABAYA - Peristiwa tragis terjadi di Sungai Kedungsulur, Desa Karangjoho, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Minggu (24/5). Empat bocah berusia 10 tahun dilaporkan tenggelam saat beraktivitas di sungai. Satu anak meninggal dunia, sementara tiga lainnya berhasil diselamatkan warga dan dilarikan ke pusat kesehatan setempat.Kapolsek Badegan, AKP Hariyanto, menjelaskan bahwa insiden bermula ketika keempat bocah berjanji untuk memancing bersama di Sungai Kedungsulur. Baca Juga: Cara Tepat Menyimpan Daging Kurban agar Tahan Lama dan Aman DikonsumsiNamun, karena tidak mendapatkan ikan, mereka kemudian berinisiatif mandi dan berenang. Sayangnya, mereka tidak memperhitungkan kedalaman sungai dan derasnya arus.“Berawal dari mancing kemudian mandi di sungai. Tetapi mereka tidak lihai berenang. Akhirnya satu anak terseret ke tengah dan tenggelam,” ungkap Hariyanto.Korban meninggal dunia diketahui bernama A’lam F, 10, warga Desa Glinggang, Kecamatan Sampung, Ponorogo, yang sehari-hari tinggal di Desa Karangjoho. Sementara tiga korban selamat masing-masing bernama Hasrin, 10, Hanan, 10, dan Ayin, 10.Baca Juga: Lagi-Lagi Bekas Tambang Galian C Makan Korban, Remaja 14 Tahun di Ngawi Tewas Tenggelam Peristiwa tenggelamnya bocah ini pertama kali diketahui setelah warga mendengar teriakan minta tolong dari arah sungai. Seorang warga bernama Suwito membenarkan kejadian tersebut.“Satu bocil meninggal dunia. Yang lainnya bisa diselamatkan,” ujarnya.Warga lain, Jamal, langsung turun ke sungai untuk mengevakuasi korban. Ia berhasil mengangkat tiga anak dari air dan membawa mereka ke Puskesmas Badegan.Baca Juga: Miris! Kiai Ponpes di Ponorogo Jadi Tersangka Pencabulan 11 Santri Laki-LakiNamun, setelah sadar, ketiga bocah tersebut memberi tahu bahwa masih ada satu teman mereka yang tenggelam. Warga kemudian melakukan penyisiran hingga akhirnya menemukan A’lam dalam kondisi meninggal dunia.Tim medis bersama kepolisian telah melakukan visum luar terhadap jenazah A’lam. Hasil pemeriksaan menunjukkan korban murni meninggal akibat tenggelam tanpa tanda-tanda kekerasan. Pihak keluarga menerima kejadian ini dengan ikhlas.Baca Juga: Lagi-Lagi Imbas Blackout Sumatera, 2 Pegawai Toko Tewas Keracunan Asap Genset di Batu BaraSuasana haru menyelimuti rumah duka di Desa Karangjoho. Korban diketahui merupakan anak ketiga dari empat bersaudara, putra pasangan Khusnuddin dan Ryna Setyani.“Ndak bisa menahan tangis. Anaknya baik sehari-hari,” kata Fenti, tetangga korban, dengan mata berkaca-kaca. (kmp/nur) Editor : Nurista Purnamasari