Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kakanwil Kemenag Jatim Tegaskan ASN Baru Harus Rendah Hati dan Antikorupsi

Rahmat Sudrajat • Minggu, 24 Mei 2026 | 16:52 WIB
ASN Kementerian Agama harus perhatikan prinsip ISTIQAMAH, yakni Ikhlas, Sabar, Tawadhu, Ihsan, Qanaah, Amanah, Akhlak, dan Hikmah. (Rahmat Sudrajat)
ASN Kementerian Agama harus perhatikan prinsip ISTIQAMAH, yakni Ikhlas, Sabar, Tawadhu, Ihsan, Qanaah, Amanah, Akhlak, dan Hikmah. (Rahmat Sudrajat)

RADAR SURABAYA – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar, memberikan arahan tegas kepada ribuan aparatur sipil negara (ASN).

Dalam arahannya, mereka agar mengedepankan integritas, kerendahan hati, dan semangat melayani masyarakat setelah resmi dilantik menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi Tahun Anggaran 2024.

Pesan tersebut disampaikan Bahtiar dalam pembinaan daring usai pelantikan 1.752 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi

PNS di lingkungan Kanwil Kemenag Jatim, Kemenag Kota Surabaya, dan Kemenag Kabupaten Sidoarjo.

Menurut Bahtiar, ASN Kementerian Agama tidak hanya dituntut cerdas secara akademik, tetapi juga wajib memiliki etika dan sikap rendah hati saat memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga: Curiga Bukti Sabu Adalah Garam, JPU Hadirkan Saksi Labfor di PN Surabaya

“Apa artinya kepintaran jika tidak dibarengi kerendahan hati dan sopan santun? Jangan melayani dengan sombong.

 Waktu kerja ASN adalah milik rakyat. Jangan dikorupsi. Kita ini pelayan, bukan penguasa,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa seluruh ASN harus meluruskan niat bekerja sebagai bentuk ibadah.

Dengan begitu, pelayanan publik yang diberikan dapat berjalan profesional dan sesuai standar nasional.

Selain mengingatkan soal etika kerja, Bahtiar juga memberi peringatan keras terkait praktik pungutan liar maupun permintaan imbalan dalam proses pelantikan ASN.

Ia meminta para ASN baru tidak percaya kepada pihak yang mengaku berjasa atas kelulusan maupun pengangkatan mereka.

“Tidak boleh ada yang merasa berjasa atas pelantikan Anda dan meminta imbalan. Ini semua adalah takdir dan berkat doa orang tua,” ujarnya.

Baca Juga: Anggota DPR RI Gus Hilman Kecelakaan di Tol Pasuruan-Probolinggo, 2 Staf Tewas, Begini Kronologinya

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 1.752 CPNS resmi mengucapkan sumpah dan dilantik menjadi PNS formasi 2024.

Prosesi pelantikan dilakukan secara daring dan terpusat oleh Menteri Agama Republik Indonesia.

Dari total 1.827 penerima Surat Keputusan (SK) CPNS formasi 2024 di Jawa Timur, sebanyak 11 orang tercatat mengundurkan diri atau meninggal dunia.

Sementara itu, 59 ASN dialihkan penempatannya ke Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), dan lima lainnya pindah ke lingkungan Kementerian Haji dan Umrah.

Di akhir kegiatan, Bahtiar secara simbolis menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan kepada perwakilan ASN baru sebagai tanda dimulainya masa pengabdian resmi mereka di lingkungan Kementerian Agama Jawa Timur.

Sementara itu, Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, dalam arahannya meminta ASN baru memperkuat rasa syukur, loyalitas, dan solidaritas dalam menjalankan tugas negara.

Ia juga mengingatkan pentingnya menerapkan nilai dasar ASN Kementerian Agama yang terangkum dalam prinsip ISTIQAMAH, yakni Ikhlas, Sabar, Tawadhu, Ihsan, Qanaah, Amanah, Akhlak, dan Hikmah.(rmt) 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Akhmad Sruji Bahtiar #Jawa Timur #Aparatur Sipil Negara (ASN) #pegawai negeri sipil #kanwil kemenag