Lagi! Guru Ngaji Lakukan Dugaan Pencabulan, di Kediri Tersangka Hampir Diamuk Masa Karena Cabuli Beberapa Murid
Nurista Purnamasari• Minggu, 17 Mei 2026 | 21:53 WIB
Ilustrasi. (Pinterest)RADAR SURABAYA - Kasus dugaan pencabulan yang melibatkan seorang guru ngaji di Desa Tales, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, menggemparkan warga setempat. Pria berinisial H, yang dikenal sebagai pengajar mengaji di masjid dekat rumahnya, diduga mencabuli sejumlah muridnya yang masih di bawah umur. Peristiwa ini terungkap setelah salah satu korban, anak usia sekolah dasar, mengadu kepada orang tuanya.Baca Juga: Geger, Warga Jalan Dupak Masigit Surabaya Ceburkan Diri ke Sumur, Ini PemicunyaKepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kediri, Ipda Eko Idya Sunarwan, membenarkan bahwa pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka.“Sudah, sudah ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan,” ujarnya dikutip dari Kompas.com, Minggu (17/5).Kasus ini bermula dari laporan orang tua korban yang mendapati anaknya menjadi korban pelecehan. Baca Juga: Guru Ngaji Cabuli Santri di Surabaya, Ngaku Kalau Perempuan Takut Zina dan HamilSetelah dilakukan penyelidikan, polisi menemukan adanya korban lain yang juga merupakan murid pelaku di tempat mengaji. Warga yang mengetahui kejadian tersebut sempat marah dan berkerumun di sekitar rumah pelaku saat penjemputan oleh polisi pada Sabtu (16/5) malam.Amarah warga sempat memuncak ketika pelaku digiring menuju mobil polisi. Petugas akhirnya berhasil menenangkan massa dan membawa pelaku ke markas Polres Kediri untuk pemeriksaan lebih lanjut. Baca Juga: Haji 2026: Jemaah Haji Surabaya yang Batal Berangkat Tidak Dapat Jatah Air ZamzamBerdasarkan hasil penyelidikan dan bukti yang dikumpulkan, pelaku dijerat dengan Pasal 415 huruf b Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dengan ancaman hukuman penjara hingga 9 tahun.Polisi mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan segera melapor jika menemukan indikasi pelecehan terhadap anak. “Kami berharap masyarakat tidak ragu melapor agar kasus seperti ini bisa segera ditangani,” tegas Ipda Eko.Baca Juga: Taman Rusak dan Sampah Berserakan Usai Surabaya Vaganza, DLH Bersih-Bersih SemalamanTragedi guru ngaji yang melakukan pelecehan terhadap muridnya di Kediri menambah daftar panjang peristiwa serupa. Dalam beberapa waktu belakangan ini terdapat beberapa kasus serupa, yakni guru ataupun guru ngaji yang melakukan tindak asusila terhadap muridnya. (kmp/nur) Editor : Nurista Purnamasari