Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Lagi! Benang Layangan Makan Korban, Kali Ini Anggota Tagana Situbondo Nyaris Tewas Akibat Leher Terjerat

Nurista Purnamasari • Kamis, 14 Mei 2026 | 00:02 WIB
Ilustrasi anak bermain layangan. (Radar Surabaya)
Ilustrasi anak bermain layangan. (Radar Surabaya)

RADAR SURABAYA - Kasus senar layangan kembali memakan korban. Setelah beberapa waktu lalu seorang laki-laki di Karawang meninggal akibat lehernya terjerat benang layangan, kali ini seorang Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) di Situbondo, Jawa Timur luka parah.

Misyono, mengalami luka sayatan di leher saat melintas dengan sepeda motor di Jalan Nasional Pantura Besuki. 

Misyono menceritakan bahwa saat kejadian ia sudah mengenakan helm, masker, dan jaket. Namun, senar layangan yang tajam tetap menembus hingga membuat luka dalam di bagian leher.

Baca Juga: Kasus Pelecehan Seksual di UNU Blitar: 15 Mahasiswi Jadi Korban, Kampus Nonaktifkan Dosen Senior

“Iya benar saya terkena senar layangan Januari kemarin, dijahit. Yang saya sadar hanya ada senar lalu darah keluar dari leher, saya minta tolong ke pemain layang-layang mereka hanya diam melihat,” kata Misyono, Rabu (13/5).

Peristiwa itu terjadi di tengah kesedihan keluarga karena mertuanya meninggal dunia. Kondisi tersebut membuat beban emosional Misyono semakin berat. 

Ia menegaskan bahwa bukan hanya dirinya yang menjadi korban, melainkan ada tetangganya yang kini pincang akibat jeratan senar layangan.

Baca Juga: Diduga Terjerat Benang Layangan, Pengendara Motor di Karawang Tewas

“Saya berharap kegiatan main layangan ini mendapat perhatian serius, baik pemerintah maupun kepolisian, supaya tidak ada korban lagi,” ujarnya.

Kapolsek Besuki, AKP Adam, menyatakan belum menerima laporan resmi terkait kasus senar layangan selama dirinya bertugas. 

Meski demikian, ia mengakui pemberitaan viral tentang insiden tersebut membuat aparat lebih sigap melakukan patroli pencegahan.

Baca Juga: Cak Ji Digeruduk Puluhan Biduan Surabaya, Bukan Buat Nyanyi, Tapi Diwaduli Arisan Bodong dengan Kerugian Rp 2,2 Miliar

“Untuk laporan selama saya bertugas di sini tidak ada. Namun pemberitaan itu memang viral, saya berterima kasih karena membuat warga, pengendara, dan kepolisian lebih sigap melakukan pencegahan,” kata Adam. (kmp/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#benang layangan #benang layangan makan korban #leher terjerat #tagana #situbondo