Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Waduh! Hasil Tes Urine Wisatawan Asal Surabaya Korban Pengeroyokan di Pantai Wedi Awu Malang, 31 Orang Positif Narkoba

Nurista Purnamasari • Rabu, 6 Mei 2026 | 18:50 WIB
Aksi pengeroyokan terhadap wisatawan asal Surabaya oleh ratusan orang tidak dikenal di Pantai Wedi Awu Malang. (Instagram)
Aksi pengeroyokan terhadap wisatawan asal Surabaya oleh ratusan orang tidak dikenal di Pantai Wedi Awu Malang. (Instagram)

RADAR SURABAYA - Kasus pengeroyokan wisatawan asal Surabaya di Pantai Wedi Awu, Kabupaten Malang memasuki babak baru. 

Kepolisian Resor Malang mengungkapkan hasil tes urine terhadap 69 orang wisatawan, dengan 31 orang terindikasi positif narkoba. 

Temuan ini menambah kompleksitas penanganan kasus yang sebelumnya hanya berfokus pada aksi kekerasan dan perusakan kendaraan.

Baca Juga: Lindungi Anak-Anak dari Risiko Penyakit Menular, Surabaya Gencarkan Imunisasi Campak

Hasil Tes Urine

Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi, menjelaskan bahwa tes urine dilakukan sebagai bagian dari pemeriksaan lanjutan setelah insiden pengeroyokan pada Selasa (5/5) dini hari. 

“Dari hasil tes urine, 31 orang terindikasi positif narkoba dengan rincian 21 orang positif ganja, enam orang positif sabu, dan empat orang positif keduanya,” ujarnya di Malang, Rabu.

Sebanyak 38 orang wisatawan yang hasil tesnya negatif telah dipulangkan menggunakan bus milik BPBD Kota Surabaya. 

Baca Juga: Ini Penyebab Wisatawan Surabaya Dikeroyok Ratusan Orang di Pantai Wediawu Malang

Sementara itu, 31 orang yang positif narkoba ditangani oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Malang.

Kapolres menegaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan BNN Kabupaten Malang untuk asesmen dan menentukan langkah penanganan lanjutan. “Termasuk kemungkinan rehabilitasi sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

Selain itu, Polres Malang memastikan bahwa penyelidikan terhadap kasus pengeroyokan tetap berjalan. 

Baca Juga: Kampung Jepang di Banjar Sugihan, Surabaya, Ajak Warga Mandiri Hidupkan Kampung Wisata

“Kami tetap mendalami kasus utama dan melakukan pengejaran terhadap pelaku yang terlibat dalam aksi kekerasan tersebut,” tegas Taat.

Sebelumnya, rombongan wisatawan asal Surabaya menjadi korban pengeroyokan oleh ratusan orang tak dikenal di Pantai Wedi Awu. 

Insiden ini menyebabkan enam orang luka-luka, enam kendaraan roda empat rusak, serta sejumlah barang pribadi hilang.

Salah satu korban, Mochamad Rafli Rahadi, menjelaskan bahwa rombongan berangkat dari Surabaya menuju sebuah vila di kawasan Pantai Wediawu pada Senin (4/5) malam. 

Baca Juga: Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri Bilang Bakal Fokus Mengatasi Dampak Ekonomi dan Pembenahan Pasar di Surabaya

Mereka beraktivitas layaknya wisatawan, termasuk mengundang disc jockey (DJ) untuk memutar musik. 

“Awalnya tidak ada niat memutar lagu yang berkaitan dengan rivalitas suporter. Namun, aktivitas itu diduga terekam dan videonya tersebar di media sosial. Sekitar pukul 03.00 WIB, sekelompok orang datang dan situasi jadi tidak kondusif,” ujarnya.

Menurut Rafli, sekitar 200 orang mengepung vila dan melakukan penyerangan.

Baca Juga: Haji 2026: 21.246 Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Berangkat ke Madinah, Gelombang Kedua Dimulai

 “Ada yang dipukul tangan kosong, ada yang pakai kayu, bahkan sempat terlihat membawa sajam. Penyerangan berlangsung hingga pukul 04.00 WIB, beberapa teman luka-luka,” tambahnya.

Korban lain, Lukman Abidin, menuturkan bahwa para pelaku juga melempari batu ke arah rombongan. 

“Barang-barang kami sebagian hilang, seperti HP, sepatu, dan dompet. Enam mobil dirusak, termasuk dua Elf, satu mobil travel, dan mobil pribadi,” katanya. (ant/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#pantai wedi awu #malang #surabaya #pengeroyokan #tes urine