Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Haji 2026: 21.246 Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Berangkat ke Madinah, Gelombang Kedua Dimulai

Rahmat Sudrajat • Rabu, 6 Mei 2026 | 18:19 WIB
Jemaah haji saat keberangkatan gelombang pertama di Embarkasi Surabaya. Gelombang kedua dimulai dengan kloter 57 asal Sidoarjo. (Rahmat Sudrajat/Radar Surabaya)
Jemaah haji saat keberangkatan gelombang pertama di Embarkasi Surabaya. Gelombang kedua dimulai dengan kloter 57 asal Sidoarjo. (Rahmat Sudrajat/Radar Surabaya)

RADAR SURABAYA – Sebanyak 21.246 jemaah haji dari Embarkasi Surabaya telah diberangkatkan menuju Madinah pada fase gelombang pertama.

Jumlah tersebut setara dengan 48 persen dari total kuota haji tahun ini.

Hingga Rabu (6/5) siang, operasional keberangkatan telah mencapai kloter 56 yang menjadi penutup gelombang pertama.

Seluruh proses berjalan relatif lancar, meskipun sempat terjadi kendala teknis pada salah satu penerbangan.

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menyatakan bahwa sebagian besar jadwal penerbangan berlangsung tepat waktu.

 “Alhamdulillah, sebanyak 21.246 jemaah telah diberangkatkan dalam 56 kloter pada gelombang pertama ini,” ujarnya, Rabu (6/5).

Meski demikian, beberapa jemaah harus menunda keberangkatan karena alasan kesehatan.

Tercatat tujuh orang masih dirawat di RS Haji Surabaya, sementara tiga lainnya dipulangkan ke daerah asal, terdiri atas dua jemaah sakit dan satu jemaah dalam kondisi hamil.

Baca Juga: Cegah Krisis Mental Mahasiswa, Unesa Perkuat Literasi Lewat Bedah Buku Psikologi

Memasuki gelombang kedua yang dimulai Kamis (7/5), pola perjalanan mengalami perubahan signifikan.

 Jemaah tidak lagi mendarat di Madinah, melainkan langsung menuju Jeddah melalui Bandara King Abdul Aziz sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah untuk menunaikan umrah wajib.

Perbedaan teknis ini menuntut kesiapan lebih dari jemaah, khususnya terkait penggunaan pakaian ihram.

Anam menegaskan bahwa kain ihram harus disiapkan di tas kabin agar dapat digunakan segera setelah tiba di Jeddah.

Baca Juga: Toko Piet di Tunjungan Berubah Jadi Toko Metro, Kini Tinggal Kenangan

Selain itu, jemaah gelombang kedua tidak mengenakan seragam batik haji nasional saat tiba di Tanah Suci.

 Mereka diwajibkan sudah memakai ihram sejak di pesawat atau bandara guna mempercepat pelaksanaan ibadah.

PPIH Embarkasi Surabaya menekankan pentingnya koordinasi dan kesiapan fisik jemaah agar proses ibadah, khususnya umrah wajib, dapat berjalan lancar setibanya di Makkah.

Dengan dimulainya gelombang kedua ini, diharapkan seluruh rangkaian ibadah haji 2026 dari Embarkasi Surabaya dapat berlangsung aman, tertib, dan sesuai jadwal.(rmt) 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#jemaah haji 2026 #Haji 2026 #gelombang kedua #embarkasi surabaya