Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

CCTV Asrama Haji Surabaya Ditambah 78 Titik, Pengawasan Jemaah Makin Ketat

Rahmat Sudrajat • Senin, 27 April 2026 | 17:41 WIB

 

Pengawasan:Petugas memantau layar CCTV yang tersebar di sejumlah titik di Asrama Haji Embarkasi Surabaya.(rahmat Sudrajat)
Pengawasan:Petugas memantau layar CCTV yang tersebar di sejumlah titik di Asrama Haji Embarkasi Surabaya.(rahmat Sudrajat)

RADAR SURABAYA — Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya memperketat sistem pengawasan selama operasional haji 2026.

 Langkah ini dilakukan dengan menambah kamera pengawas (CCTV) hingga 78 titik serta memperkuat personel keamanan untuk mengantisipasi tingginya mobilitas jemaah.

Kepala Bidang Akomodasi PPIH Embarkasi Surabaya, Fentin Istifa’iyah, mengatakan saat ini telah terpasang sekitar 64 unit CCTV.

Jumlah tersebut akan terus ditingkatkan hingga mencapai 76–78 titik pengawasan di seluruh area asrama.

“Penambahan CCTV difokuskan di titik-titik krusial, seperti pintu masuk, gedung, jalur akses Portal Timur dan Portal Barat, hingga akses menuju Rumah Sakit Haji, termasuk jalur ambulans,” ujar Fentin, Senin (27/4).

Baca Juga: Lindungi Akses Sungai Kalimas, Benteng Kedung Cowek Bukti Pertahanan Berlapis Surabaya

Menurut dia, pemasangan CCTV bertujuan untuk memastikan keamanan jemaah haji serta mencegah kejadian yang tidak diinginkan, seperti jemaah terpisah dari rombongan atau kehilangan barang bawaan.

“Jangan sampai saat jadwal keberangkatan, ada jemaah yang tertinggal atau barang hilang. Bahkan di area gudang penyimpanan juga kami pasang CCTV,” katanya.

Selain menambah jumlah perangkat, PPIH juga mengganti sebagian kamera lama dengan teknologi beresolusi tinggi agar hasil pemantauan lebih jelas dan detail.

Tidak hanya mengandalkan teknologi, PPIH turut memperkuat pengamanan melalui penambahan personel dan perubahan pola kerja.

Jika pada hari biasa terdapat 15 petugas keamanan dengan tiga shift, selama musim haji diubah menjadi dua shift dengan durasi kerja 12 jam.

“Ditambah tenaga musiman sebanyak sembilan orang, serta dukungan dari PPIH, kepolisian, dan TNI dari Koramil setempat,” jelasnya.

Baca Juga: Panggung Percaya Diri Sejak Dini, Siswa KB-TK Al Hikmah Surabaya Tampil Memukau di Gelar Aksi

Fentin menilai langkah ini penting mengingat mobilitas jemaah haji tahun ini meningkat signifikan.

Dalam satu hari, Embarkasi Surabaya dapat memberangkatkan hingga lima kelompok terbang (kloter).

“Aktivitas jemaah sangat padat, mulai dari ke masjid, kunjungan keluarga, hingga kegiatan di hall. Karena itu, pengawasan harus diperketat agar seluruh aktivitas tetap terpantau,” tuturnya.

Hingga saat ini, kondisi keamanan di lingkungan Asrama Haji Embarkasi Surabaya dilaporkan tetap kondusif.

 PPIH berharap situasi tersebut dapat terjaga hingga seluruh proses pemberangkatan jemaah selesai.

“Alhamdulillah masih aman dan terkendali. Kami berharap seluruh proses berjalan lancar sehingga pelayanan kepada jemaah bisa maksimal,” pungkasnya. (rmt)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Keamanan Jemaah Haji #Haji 2026 #asrama haji surabaya #PPIH Surabaya