RADAR SURABAYA - Warga Desa Torjek, Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, digegerkan oleh penemuan benda misterius menyerupai rudal di pesisir Pantai Dusun Aeng Lombi pada Selasa (21/4) pagi.
Benda berwarna kuning dengan sirip di bagian belakang itu ditemukan oleh seorang warga bernama Heri, saat hendak mengecek perahunya sekitar pukul 06.30 WIB.
Heri mengaku awalnya melihat benda mencurigakan terdampar di tepi pantai setelah air laut pasang. “Air laut sempat pasang, jadi mungkin terbawa itu,” ujarnya di Sumenep.
Baca Juga: Pakai Visa Kerja, 13 WNI Digagalkan Berangkat Haji oleh Imigrasi Soekarno-Hatta
Karena khawatir benda tersebut berbahaya, ia memilih melapor kepada warga lain bernama Husen, yang kemudian meneruskan laporan ke Polsek Kangayan.
Pelaksana Tugas (Plt) Humas Polres Sumenep, Kompol Widiarti, membenarkan laporan tersebut dan menyebut petugas gabungan TNI-Polri langsung turun ke lokasi.
“Setelah menerima laporan, petugas langsung ke lokasi untuk pengamanan,” katanya.
Baca Juga: 13 WNI yang Terdampak Kebakaran Kampung Bahagia Malaysia Dipastikan Selamat
Petugas memasang garis polisi di sekitar lokasi dan menutup benda dengan atap plastik untuk menghindari paparan cuaca.
Berdasarkan pengamatan awal, benda tersebut berwarna kuning dengan diameter sekitar 30 sentimeter dan panjang sekitar 2 meter.
Bagian belakang dilengkapi sirip serta komponen mirip penggerak berwarna merah, dan terdapat kode bertuliskan “Aug-05” di badan benda.
Baca Juga: Unesa Temukan Indikasi Perjokian dan Pemalsuan Dokumen dalam UTBK SNBT di Awal Ujian
“Ada dua lubang di bagian depan dan satu lubang di dekat sirip belakang,” jelas Widiarti.
Aparat Desa Kangayan, Pongli, turut membenarkan ciri-ciri benda tersebut. “Bentuknya memang mirip rudal, bagian depan lonjong dan belakangnya ada sirip. Warnanya kuning dan ada tulisan Aug-05,” ujarnya.
Hingga kini, asal-usul benda mirip rudal itu belum diketahui. Aparat desa belum dapat memastikan apakah benda tersebut terbawa arus laut atau ditemukan nelayan di tengah laut.
“Kami belum tahu ini dari mana, apakah terbawa arus atau ditemukan nelayan di tengah laut,” kata Pongli.
Baca Juga: BP3MI Jatim : Pemulangan PMI Bermasalah, Mayoritas Berangkat Nonprosedural
Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan jenis dan tingkat keamanan benda tersebut. Warga diminta tidak mendekat ke lokasi hingga ada kepastian hasil investigasi resmi diumumkan. (kmp/nur)
Editor : Nurista Purnamasari