Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

KP2MI Gandeng UMSURA, Perkuat Ekosistem Pekerja Migran Terampil dan Berdaya Saing Global

Andy Satria • Jumat, 17 April 2026 | 20:39 WIB
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Menteri P2MI, Mukhtarudin, dengan Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama, dan Digitalisasi Umsura, Radius Setiyawan. Upaya memperkuat ekosistem pekerja migran terampil dan berdaya saing global.(UMSURA)
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Menteri P2MI, Mukhtarudin, dengan Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama, dan Digitalisasi Umsura, Radius Setiyawan. Upaya memperkuat ekosistem pekerja migran terampil dan berdaya saing global.(UMSURA)

RADAR SURABAYA– Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) terus memperkuat ekosistem pekerja migran Indonesia yang terampil dan berdaya saing global. 

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA).

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) bersama 10 perguruan tinggi pada Kamis (16/4).

Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pekerja migran secara menyeluruh.

Baca Juga: Dibatasi Tapi Tak Dilarang, Begini Skema Penggunaan Gadget Beberapa Sekolah di Surabaya

Perguruan Tinggi Jadi Kunci SDM Pekerja Migran

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, menegaskan bahwa peran perguruan tinggi sangat penting dalam mencetak tenaga kerja yang kompeten sesuai kebutuhan pasar internasional.

Menurutnya, KP2MI tidak memiliki instrumen langsung untuk mencetak SDM, sehingga kolaborasi dengan kampus menjadi kunci utama dalam membangun ekosistem pekerja migran yang kuat.

“Kami memastikan adanya link and match antara kebutuhan pasar global dengan kompetensi lulusan perguruan tinggi,” ujar Mukhtarudin.

Ia mengungkapkan, hingga saat ini KP2MI telah menjalin 11 nota kesepahaman dan 6 perjanjian kerja sama dengan mitra strategis yang seluruhnya berasal dari perguruan tinggi.

Perkuat Ekosistem dari Hulu ke Hilir

Mukhtarudin menjelaskan, penguatan ekosistem pekerja migran dilakukan secara komprehensif, mulai dari peningkatan kualitas SDM,

 proses penempatan tenaga kerja ke luar negeri, hingga pemberdayaan pekerja migran setelah bekerja.

Langkah ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan pelindungan pekerja migran sekaligus memperkuat daya saing tenaga kerja Indonesia di kancah global.

Baca Juga: Pantau Keamanan Kota, Pemkot Surabaya Tambah CCTV dan Kerja Sama dengan Pengusaha untuk Berbagi Akses

Selain itu, kerja sama ini merupakan bagian dari sinergi antara KP2MI dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dalam menciptakan lulusan yang siap kerja di pasar internasional.

UMSURA Siapkan Lulusan Siap Kerja Global

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama, dan Digitalisasi UMSURA, Radius Setiyawan, menyatakan bahwa kampus memiliki peran strategis dalam mendukung penguatan ekosistem pekerja migran.

Ia menyebutkan bahwa UMSURA memiliki sejumlah program studi unggulan yang relevan dengan kebutuhan global, seperti keperawatan, kebidanan, dan bidang kesehatan lainnya.

“Program studi di UMSURA selaras dengan kebutuhan pasar global, sehingga sangat relevan untuk mendukung program KP2MI,” kata Radius.

Tak hanya itu, pengembangan di Fakultas Teknik juga mulai diarahkan untuk menjawab kebutuhan industri internasional yang terus berkembang.

Dorong Diaspora Produktif

Radius menambahkan, alumni UMSURA telah tersebar di berbagai negara sebagai bagian dari diaspora Indonesia.

Melalui inisiatif Migrant Center, kampus berupaya menyiapkan lulusan secara lebih matang.

Fokusnya tidak hanya pada peningkatan jumlah tenaga kerja migran, tetapi juga kualitas dan kompetensi yang dimiliki.

“Sebaran tenaga ahli ke berbagai negara merupakan bagian dari diaspora produktif yang dibutuhkan bangsa,” tegasnya.

Komitmen Internasionalisasi Kampus

UMSURA juga menegaskan komitmennya dalam mendorong internasionalisasi pendidikan.

 Hal ini tidak hanya dilakukan melalui mobilitas mahasiswa, tetapi juga dengan menyiapkan lulusan yang mampu bersaing di tingkat global.

“UMSURA berkomitmen mencetak lulusan yang siap berkiprah di berbagai sektor, baik kesehatan, pendidikan, teknik, maupun bidang lainnya,” pungkas Radius.(sam) 

 

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia #pekerja migran #RADIUS SETIYAWAN #umsura