RADAR SURABAYA – Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur meluruskan pemberitaan yang beredar di masyarakat. Isu yang dimaksud adalah dugaan korupsi dalam proses tender proyek konstruksi yang dikaitkan dengan lembaga tersebut.
Pihaknya menegaskan bahwa penjelasan ini diperlukan agar tidak terjadi kesalahpahaman yang lebih luas di tengah publik.
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar, memastikan bahwa proyek yang menjadi sorotan pemberitaan sama sekali tidak berada di bawah tanggung jawab institusinya.
Baca Juga: Kejati Jatim Tetapkan Kadis ESDM Jadi Tersangka, Sita Uang Miliaran
"Kami menegaskan bahwa pekerjaan yang diberitakan tersebut bukan merupakan bagian dari kegiatan di lingkungan Kanwil Kemenag Jawa Timur," ujarnya, Jumat (17/4).
Bahtiar menjelaskan bahwa proyek yang dimaksud merupakan tanggung jawab satuan kerja lain yang berkedudukan di wilayah Jakarta dan Jawa Timur.
Menurutnya, setiap unit kerja tersebut memiliki sistem kerja yang terpisah, baik dari sisi administrasi maupun pengelolaan anggaran, yang dijalankan secara mandiri oleh masing-masing pihak terkait.
Baca Juga: KPK Datangi Kanwil Kemenag Jatim, Tegaskan Roadshow Pencegahan Korupsi Tak Terkait Kasus Kuota Haji
"Setiap satuan kerja memiliki kewenangan dan tanggung jawab sendiri dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa. Dengan demikian, proyek tersebut tidak berada dalam lingkup kewenangan Kanwil Kemenag Jawa Timur," tegasnya.
Selain memberikan klarifikasi terkait isu yang beredar, Akhmad juga memastikan bahwa seluruh aktivitas pengadaan barang dan jasa yang dilaksanakan di lingkungan Kanwil Kemenag Jawa Timur telah berjalan dengan tertib dan sesuai aturan.
Ia menegaskan bahwa proses tersebut dilaksanakan secara terbuka dan bebas dari campur tangan pihak mana pun.
Baca Juga: Viral! Balap Liar di Pantai Sukabumi Berujung Adu Banteng, Satu Tewas, Satu Luka Berat
"Seluruh proses pengadaan di Kanwil Kemenag Jawa Timur berjalan sesuai prosedur, transparan, dan tanpa intervensi dari pihak mana pun," tegasnya.
Lebih jauh, ia menyatakan komitmen penuh lembaganya untuk mendukung upaya penegakan hukum yang sedang berjalan.
Jika di kemudian hari aparat berwenang memerlukan informasi atau keterangan tambahan, pihaknya menyatakan siap bekerja sama sepenuhnya.
"Kami siap memberikan keterangan apabila dibutuhkan, serta mendukung penuh proses hukum yang berjalan secara objektif dan transparan," tegasnya.
Baca Juga: Pelaku Penganiayaan Tukang Cukur di Lidah Kulon Surabaya Ditangkap
Pihaknya mengimbau seluruh masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi setiap informasi yang tersebar, serta tidak menyebarkan berita yang kebenarannya belum dapat dipastikan, demi menjaga ketertiban dan ketenangan bersama. (rmt)
Editor : Nurista Purnamasari