RADAR SURABAYA – Jumlah penumpang KAI Daop 8 Surabaya mengalami kenaikan signifikan pada triwulan I 2026.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat total 3.093.229 penumpang, atau meningkat 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 2.675.973 penumpang.
Kenaikan penumpang KAI Daop 8 Surabaya ini menjadi indikator meningkatnya minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api yang dinilai aman, nyaman, dan andal.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa dari total tersebut, sebanyak 1.534.152 penumpang berangkat dari wilayah Daop 8, sedangkan 1.559.077 penumpang merupakan kedatangan.
Baca Juga: Kasus Proyek Pengelolaan Sampah, Komisi B DPRD Surabaya Rencanakan Panggil Sejumlah Tokoh
“Peningkatan ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kereta api semakin kuat sebagai pilihan utama transportasi,” ujar Mahendro, Senin (13/4).
Tren Penumpang KAI Daop 8 Surabaya Terus Meningkat
Secara bulanan, tren penumpang KAI Daop 8 Surabaya menunjukkan peningkatan yang konsisten sepanjang awal tahun 2026.
Januari 2026: 1.013.788 penumpang
Februari 2026: 853.863 penumpang
Maret 2026: 1.225.578 penumpang
Lonjakan tertinggi terjadi pada Maret 2026, didorong oleh tingginya mobilitas masyarakat untuk berbagai keperluan, mulai dari perjalanan dinas, pendidikan, libur akhir pekan, hingga wisata.
“Mobilitas masyarakat yang meningkat menjadi faktor utama kenaikan jumlah penumpang,” jelas Mahendro.
Surabaya Gubeng dan Pasar Turi Jadi Stasiun Tersibuk
Dalam periode Januari hingga Maret 2026, Stasiun Surabaya Gubeng dan Stasiun Surabaya Pasar Turi tercatat sebagai stasiun tersibuk di wilayah Daop 8 Surabaya.
Keberangkatan tertinggi:
Surabaya Gubeng: 459.413 penumpang
Surabaya Pasar Turi: 439.489 penumpang
Malang: 250.771 penumpang
Kedatangan tertinggi:
Surabaya Gubeng: 469.844 penumpang
Surabaya Pasar Turi: 434.911 penumpang
Malang: 262.633 penumpang
Dominasi Stasiun Surabaya Gubeng menunjukkan perannya sebagai simpul utama transportasi kereta api di Jawa Timur.
KAI Tingkatkan Layanan dan Ketepatan Waktu
Menghadapi lonjakan penumpang, KAI Daop 8 Surabaya terus meningkatkan kualitas layanan.
Baca Juga: Diajak Muncak, Balita 15 Bulan Alami Hipotermia di Gunung Ungaran Semarang
Upaya tersebut meliputi optimalisasi sarana dan prasarana, peningkatan ketepatan waktu (on time performance), serta penguatan layanan di stasiun dan selama perjalanan.
“KAI berkomitmen menjaga kepercayaan pelanggan melalui layanan yang mengedepankan keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan,” tegas Mahendro.
Ia menambahkan, inovasi layanan akan terus dikembangkan agar kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat.
Dukung Mobilitas dan Ekonomi Jawa Timur
Dengan tren pertumbuhan positif ini, KAI Daop 8 Surabaya optimistis dapat mempertahankan kinerja sekaligus berkontribusi dalam mendukung mobilitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Jawa Timur.
Lonjakan penumpang KAI Daop 8 Surabaya sebesar 16 persen ini juga memperkuat peran transportasi kereta api sebagai tulang punggung mobilitas massal di wilayah tersebut. (rmt)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan