Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

SPMB 2026 Jatim Resmi Dibuka! Khofifah Bongkar Skema Baru yang Lebih Transparan dan Adil

Mus Purmadani • Rabu, 8 April 2026 | 16:36 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (Biro Adpim).
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (Biro Adpim).

RADAR SURABAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi meluncurkan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 dengan sistem yang lebih transparan, inklusif, dan akuntabel.

Kebijakan ini diharapkan mampu memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon peserta didik dalam mengakses pendidikan.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa SPMB 2026 dirancang lebih sistematis agar mudah dipahami masyarakat.

“Seluruh tahapan SPMB 2026 disusun agar transparan, adil, dan dapat diakses oleh semua pihak,” ujar Khofifah di Surabaya, Rabu (8/4).

Baca Juga: Jangan Dipaksakan! Ini Solusi Aman Saat Mobil Bermasalah Usai Perjalanan Jauh

Peluncuran ini juga menjadi bagian dari sosialisasi kepada sekolah, orang tua, dan masyarakat terkait mekanisme pendaftaran, jalur seleksi, hingga pengumuman hasil.

Tahapan SPMB 2026 Jawa Timur

Pelaksanaan SPMB 2026 dibagi menjadi empat tahap utama:

Tahap I (11–15 Juni 2026)

Jalur domisili:

SMA: 20 persen

SMK: 10 persen

Tahap II (17–23 Juni 2026)

Jalur afirmasi, mutasi, dan prestasi lomba:

Afirmasi SMA (30 persen):

ADEM 13 persen, keluarga tidak mampu 7 persen, anak buruh 5 persen, disabilitas 5 persen

Afirmasi SMK (15 persen):

ADEM 7 persen, anak buruh 5 persen, disabilitas 3 persen

Mutasi: 5 persen

Prestasi lomba: 5 persen

Pemprov Jatim juga menyediakan kuota khusus (golden ticket) bagi ketua OSIS dan penghafal kitab suci di setiap sekolah.

Tahap III (24–29 Juni 2026)

Jalur nilai prestasi akademik SMA: 25 persen

Tahap IV (30 Juni–4 Juli 2026)

Jalur nilai prestasi akademik SMK: 65 persen

Sosialisasi dan Posko Layanan Disiapkan

Sosialisasi SPMB 2026 akan dilakukan di lima wilayah Bakorwil, yakni Surabaya, Tuban, Ponorogo, Jember, dan Pamekasan pada 9–24 April 2026.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan pihaknya telah menyiapkan posko layanan di seluruh sekolah negeri dan kantor cabang dinas.

Baca Juga: BMKG Ingatkan Musim Kemarau Bakal Panjang. Siaga Karhutla 2026! Kesiapsiagaan Nasional Harus Diperkuat

“Posko SPMB 2026 menyediakan layanan informasi, konsultasi, hingga penanganan kendala selama proses pendaftaran,” ujarnya.

Selain itu, layanan daring juga tersedia melalui laman resmi spmb.jatimprov.go.id yang telah didukung teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mempermudah akses informasi secara cepat dan responsif.

Komitmen Pemerataan Akses Pendidikan

Melalui SPMB 2026, Pemprov Jawa Timur menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus memastikan pemerataan akses bagi seluruh calon siswa.

Sistem yang lebih transparan dan inklusif ini diharapkan mampu meminimalisasi kendala serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses penerimaan murid baru.

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#spmb #Jawa Timur #khofifah indar parawansa