RADAR SURABAYA – Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Provinsi Jawa Timur resmi tancap gas mengevaluasi kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim tahun anggaran 2025. Sejak Senin (30/3), tim pansus mulai menyusun langkah strategis dengan menunjuk Khusnul Arif sebagai ketua.
Mendapat mandat dari lintas fraksi melalui musyawarah mufakat, Khusnul Arif langsung menyusun agenda kerja intensif. Politisi yang akrab disapa Mas Pipin itu menegaskan, pembahasan LKPJ tahun ini akan dilakukan secara mendalam, objektif, dan terukur.
“Amanah ini sangat strategis. Kami ingin Pansus LKPJ 2025 mampu memberikan warna baru dalam evaluasi kinerja Pemprov Jatim, terutama dalam memberikan rekomendasi konstruktif untuk perbaikan ke depan,” ujarnya, Rabu (1/4).
Baca Juga: Pemugaran Gedung Grahadi Surabaya Habiskan Anggaran Rp 12,76 Miliar, Gunakan Kapur dari Jerman
Dalam rencana kerja yang telah disusun, Pansus akan memanggil sebanyak 60 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Sekretariat DPRD (Setwan). Banyaknya OPD yang harus dievaluasi membuat Pansus menyiapkan pola kerja maraton sepanjang April.
“Kami akan gunakan sistem panel. Rapat dimulai pagi hingga malam hari, maraton. Tapi tetap kami jaga efektivitas diskusi dan ketajaman evaluasi,” jelas politisi Fraksi NasDem tersebut.
Baca Juga: Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Menteri Olahraga Desak Reformasi Total Federasi
Lebih jauh, Khusnul menegaskan bahwa fokus utama evaluasi bukan lagi pada aspek administratif anggaran, melainkan pada kinerja riil melalui sembilan Indikator Kinerja Utama (IKU). Pansus akan menelaah capaian secara year on year (Y-o-Y) guna memastikan target pembangunan benar-benar berdampak bagi masyarakat.
“Esensi LKPJ adalah kinerja, bukan sekadar angka anggaran. Kami ingin melihat sejauh mana IKU itu tercapai dan memberikan manfaat nyata,” tegasnya.
Pansus LKPJ DPRD Jatim dijadwalkan bekerja selama 30 hari efektif. Sejumlah agenda penting telah ditetapkan, mulai dari penyampaian pendapat Pansus pada 6 April, Pandangan Umum Fraksi pada 9 April, hingga Jawaban Gubernur pada 21 April.
“Target kami, 11 Mei sudah masuk tahap akhir dengan penyampaian rekomendasi. Kami berkomitmen memberikan masukan yang kritis dan konstruktif agar kinerja Pemprov Jatim ke depan lebih terukur dan meningkat,” pungkas Khusnul. (mus/gun)
Editor : Guntur Irianto