Tragedi Sambaran Petir di Pantai Lumajang: 10 Wisatawan Jadi Korban, Satu Meninggal Dunia
Nurista Purnamasari• Minggu, 29 Maret 2026 | 15:45 WIB
Ilustrasi sambaran petir di pantai. (RADAR SURABAYA)RADAR SURABAYA - Liburan di pantai selatan Lumajang, Jawa Timur, berujung tragedi. Sebanyak 10 wisatawan tersambar petir saat hujan deras melanda kawasan Pantai Watu Pecak dan Pantai Bambang, Kecamatan Pasirian, pada Sabtu (28/3). Satu orang meninggal dunia, satu lainnya koma, sementara delapan korban lainnya mengalami luka-luka.Kasubsi Pengelola Informasi dan Dokumentasi Multimedia (PIDM) Sihumas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, menjelaskan bahwa dua orang tersambar petir di Pantai Watu Pecak, sementara delapan lainnya menjadi korban di Pantai Bambang. Baca Juga: Berteduh di Gubuk, 9 Petani di Serang Tersambar Petir, 4 Meninggal dan 5 Luka-Luka“Berdasarkan informasi dari Polsek Pasirian, dua orang tersambar petir di Pantai Watu Pecak dan delapan orang di Pantai Bambang. Kedua lokasi berada di Kecamatan Pasirian,” ujarnya dikutip dari Antara, Minggu (29/3).Di Pantai Bambang, delapan wisatawan awalnya berteduh di pondok terpal buatan sendiri untuk menghindari hujan deras. Namun, tidak lama kemudian petir menyambar tenda tersebut. Para korban langsung dibawa ke Puskesmas Pasirian dan RSUD Pasirian. Baca Juga: Momen Liburan Lisa BLACKPINK di Bali, Dari Pantai hingga Petualangan OutdoorDari delapan korban, satu meninggal dunia, satu koma, dan enam lainnya mengalami luka ringan.Korban meninggal dunia adalah Alvin, 23, warga Desa Candipuro. Sementara korban yang masih koma adalah Radit, juga warga Candipuro. Enam korban luka ringan berasal dari beberapa desa di Kecamatan Candipuro, yakni Riyanto, Tomi, Dadang, Junaidi, Sutikno, dan Fagis Gama.Baca Juga: Jawa Timur Tancap Gas Olah Sampah Jadi Listrik, Khofifah Gandeng 7 Kepala DaerahDi Pantai Watu Pecak, dua korban yang tersambar petir adalah seorang kakek dan cucunya yang memiliki warung di sekitar pantai.Keduanya pingsan setelah petir menyambar pondok mereka dan kini dirawat di RSUD Pasirian.Ipda Suprapto mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap cuaca ekstrem di kawasan pantai selatan Lumajang. Baca Juga: Sambut Paskah, Anak-Anak Diajak Hias Telur Sesuai Imajinasi di Ciputra World Surabaya “Kami mengimbau wisatawan dan masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang bisa terjadi sewaktu-waktu, serta mencari tempat yang aman saat hujan deras disertai petir melanda,” katanya.Ombak besar, hujan deras, dan sambaran petir adalah risiko nyata yang sering diabaikan wisatawan.Edukasi keselamatan dan kepatuhan terhadap imbauan petugas menjadi kunci untuk mencegah tragedi serupa.Baca Juga: Ditangkap saat Hendak Beraksi, Pencuri Motor di Toko Parfum Jalan Lakarsantri Surabaya Ngaku Tujuh Kali Mencuri“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Jangan abaikan rambu-rambu dan imbauan petugas, karena cuaca ekstrem bisa datang tiba-tiba,” pungkas Ipda Suprapto. (ant/nur) Editor : Nurista Purnamasari