Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Smart Solar Dryer Dome untuk Naikkan Nilai Produk Petani di Mojokerto

Rahmat Sudrajat • Kamis, 26 Maret 2026 | 14:57 WIB
KOMPAK: Mahasiswa Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin Unair melakukan pemasangan Smart Solar Dryer Dome sebagai solusi bagi para petani di Mojokerto. (IST)
KOMPAK: Mahasiswa Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin Unair melakukan pemasangan Smart Solar Dryer Dome sebagai solusi bagi para petani di Mojokerto. (IST)

RADAR SURABAYA - Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin Universitas Airlangga (Unair) melalui Instrumentation and Energy Research Community (Imercy) telah melakukan pemasangan Smart Solar Dryer Dome sebagai solusi bagi para petani.

Alfananda Ardiansyah, Person in Charge (PIC) The 6th Innovilage, menjelaskan bahwa pelaksanaan pengmas ini ditujukan untuk mengatasi permasalahan pengeringan hasil panen yang sering terhambat akibat kendala cuaca, sekaligus meningkatkan nilai tambah produk hasil panen.

Baca Juga: DPRD Minta Pemkot Surabaya Juga Gerakkan Ekonomi Pelaku UMKM, Tidak Hanya Pasar Murah

“Alasan kami melaksanakan kegiatan pengmas di Desa Wotanmasjedong adalah untuk mengatasi permasalahan hasil panen petani yang sering tidak kering atau rusak akibat hujan. Apabila hasil panen tidak kering, maka harga jual di pengepul akan menurun. Namun apabila kering dan memiliki kualitas bagus, hasil panen seperti jahe dapat diolah menjadi bubuk,” ujar Alfan, Kamis (26/3).

Smart Solar Dryer Dome merupakan alat pengering berbasis energi matahari berbentuk rumah kaca yang digunakan untuk mengeringkan bahan pangan. 

Muhammad Naufal Al-Hasani, General Manager Imercy, menyampaikan bahwa inovasi yang diciptakan timnya dilengkapi dengan teknologi IoT untuk memantau suhu ruangan dan dilengkapi fasilitas heater berbasis energi baru terbarukan (EBT).

Baca Juga: Keluhan Kesehatan Pemudik Kapal Laut di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Dominasi Maag, ISPA hingga Diare

“Kami menerapkan Smart Solar Dryer Dome pada kegiatan pengmas setelah sebelumnya melaksanakan survei di lokasi. Setelah melalui diskusi dan perancangan, akhirnya kita sepakat untuk menerapkan teknologi tersebut. Keunggulan teknologi yang kami buat terletak pada penambahan sistem IoT untuk mengetahui suhu ruangan di rumah pengering dan adanya heater untuk menunjang proses pengeringan,” ungkap Naufal.

Penerapan teknologi ini terbukti memberikan manfaat nyata bagi para petani di Desa Wotanmasjedong. 

Baca Juga: Asal Usul Taksi di Surabaya, Jadi Kendaraan Sewa Warga Eropa

Selain membantu menjaga kualitas hasil panen tetap baik dan berdampak pada peningkatan kondisi ekonomi petani, keberadaan Smart Solar Dryer Dome juga mendorong mereka untuk mulai menanam komoditas lain seperti tanaman obat dan makanan (toga) serta berbagai jenis buah. (rmt/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#panen #solusi #solar #Unair #matahari #mojokerto #cuaca #produk #petani #Hasil #energi