RADAR SURABAYA – Ketua Fraksi PKB DPRD Jawa Timur (Jatim), Muhammad Ashari, menyerukan kepada seluruh anggota Fraksi PKB untuk menyisihkan sebagian gaji guna membantu masyarakat yang terdampak tekanan ekonomi.
Seruan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi global yang berpotensi memengaruhi perekonomian nasional, termasuk dampak konflik di kawasan Timur Tengah yang dikhawatirkan memicu kenaikan harga kebutuhan pokok.
“Ini adalah bentuk solidaritas dan kepedulian kami. Di tengah ancaman krisis, sudah sepatutnya kita berbagi dan membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Ashari, Selasa (24/3).
Baca Juga: Haji 2026 : Menteri Pastikan Tetap Jalan, Pemerintah Siapkan Skenario Antisipasi
Menurutnya, anggota legislatif tidak cukup hanya hadir melalui kebijakan, tetapi juga harus menunjukkan aksi nyata yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Ashari menegaskan, langkah tersebut juga merupakan tindak lanjut dari arahan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, yang mendorong seluruh kader untuk lebih peka terhadap kondisi rakyat.
Baca Juga: Tragedi Mercon Lebaran: RSUD Dr Soetomo Surabaya Rawat 8 Pasien Korban Ledakan Petasan, 1 Meninggal
Salah satu implementasi nyata dari arahan tersebut adalah program pasar murah yang digelar PKB di berbagai daerah di Jawa Timur. Program ini dinilai mampu membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, terutama di tengah potensi gejolak ekonomi global.
“Pasar murah ini bagian dari upaya konkret kami untuk meringankan beban masyarakat,” katanya.
Baca Juga: Pemkot Surabaya Pastikan Mobil Pelat Merah Viral di Arteri Jombang Bukan Kendaraan Dinas
Politisi asal daerah pemilihan Nganjuk–Madiun itu juga menekankan pentingnya penyaluran bantuan dilakukan secara tepat sasaran. Ia meminta agar bantuan difokuskan kepada kelompok rentan, seperti pekerja sektor informal, buruh, serta masyarakat berpenghasilan rendah.
“Langkah ini harus dilakukan secara terarah dan akuntabel, sehingga benar-benar bisa meringankan beban rakyat,” tegasnya.
Baca Juga: Pesawat Militer Kolombia Jatuh Usai Lepas Landas, 66 Tentara Tewas
Lebih lanjut, Ashari berharap ajakan tersebut tidak hanya direspons oleh anggota Fraksi PKB, tetapi juga oleh para pejabat lainnya, baik di legislatif maupun eksekutif. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci dalam menghadapi tantangan ekonomi dan sosial yang saat ini dirasakan masyarakat.
Apalagi, momentum menjelang Hari Raya Idulfitri menjadi waktu yang tepat untuk berbagi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Baca Juga: Roger Ibanez Siap Buktikan Diri! Comeback ke Timnas Brasil, Siap Tampil Maksimal di Era Ancelotti
“Ini bukan soal besar kecilnya bantuan, tetapi tentang kepedulian dan keberpihakan kita kepada rakyat. Momentum Lebaran adalah saat yang tepat untuk berbagi sekaligus mendengar aspirasi masyarakat di bawah,” pungkasnya. (mus/gun)
Editor : Guntur Irianto