RADAR SURABAYA - Polda Jatim mengimbau masyarakat Jawa Timur tidak melakukan takbir keliling saat merayakan malam Idul Fitri 1447. Hal itu sejalan dengan imbauan pemerintah yang mengimbau masyarakat merayakan malam Idul Fitri untuk tidak takbir keliling dan melaksanakan takbir di musala atau masjid masing-masing.
Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Iwan Saktiadi mengatakan Polda Jawa Timur yang tergabung dalam Operasi Ketupat telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi diantaranya malam Idul Fitri yang identik dengan adanya takbir.
"Takbir itu telah diimbau oleh pemerintah untuk dilaksanakan tidak secara berkeliling artinya di tempat-tempat masing-masing," ujarnya usai apel siaga Operasi Ketupat Semeru di Mapolda Jatim, Kamis (19/3).
Baca Juga: Pemerintah Resmi Tetapkan Idul Fitri 1447 H pada Sabtu 21 Maret 2026
Iwan menambahkan, hal itu merupakan langkah antisipasi munculnya hal-hal yang tidak diinginkan dan menjaga kamtibmas. Sebagai contoh jika melaksanakan takbir keliling menggunakan kendaraan bak terbuka rawan adanya kecelakaan.
Di beberapa tempat juga bahkan memunculkan adanya gesekan di jalan sehingga terjadi tawuran.
"Jadi imbauan-imbauan pemerintah ini termasuk juga kami Kepolisian Daerah Jawa Timur juga menyampaikan kepada masyarakat untuk bisanya tidak melaksanakan takbir secara keliling yang akan melaksanakan takbir malam ini cukup di tempat masing-masing mungkin di musala masing-masing di masjid masing-masing untuk melaksanakan takbir bagi yang besok akan melaksanakan Idul Fitri," pesannya.
Ia melanjutkan, tentunya untuk teknis pengamanan di lapangan masing-masing sub satgas akan menetapkan cara bertindaknya masing-masing.
Baca Juga: Puncak Arus Mudik, Polisi Rekayasa Lalu Lintas di Jembatan Suramadu Sisi Surabaya
"Diantaranya mungkin lalu lintas seperti kita ketahui kita mengantisipasi apa yang ada di jalan ada titik-titik yang telah ditempatkan personel utamanya yang sudah ada di pos pam. 168 pospam yang tergelar ini juga akan melaksanakan kegiatan-kegiatan antisipasi 42 pos pelayanan dan 24 pos terpadu juga melaksanakan hal yang sama," bebernya.
Mantan Kapolresta Solo ini menegaskan pergelaran pasukan atau pergelaran anggota Polri yang ada di pospam, posyan dan pos terpadu salah satunya adalah mengantisipasi kegiatan-kegiatan masyarakat diantaranya adalah kegiatan yang diprediksi nanti akan muncul di beberapa daerah yaitu takbir. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto