RADAR SURABAYA – Universitas Airlangga (Unair) menyalurkan 10.000 paket Berkah Ramadan kepada anak yatim, panti asuhan, dan keluarga prasejahtera di sejumlah wilayah Jawa Timur.
Program ini menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus komitmen perguruan tinggi dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Rektor Unair, Muhammad Madyan, mengatakan Ramadan merupakan momentum penting untuk memperkuat kepedulian sosial serta meningkatkan amal kebaikan kepada sesama.
“Ramadan adalah bulan yang penuh keberkahan dan mengajarkan kita untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak amal kebaikan, serta menumbuhkan kepedulian kepada sesama,” ujarnya di Surabaya, Kamis.
Menurut dia, kegiatan distribusi paket Berkah Ramadan ini menjadi wujud nyata semangat berbagi di lingkungan Unair sekaligus upaya membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban bagi anak-anak yatim, panti asuhan, serta keluarga prasejahtera yang menerimanya,” kata Prof. Madyan.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Unair untuk menghadirkan kampus yang berdampak bagi masyarakat.
Perguruan tinggi, kata dia, tidak hanya berperan menghasilkan ilmu pengetahuan dan lulusan unggul, tetapi juga harus hadir memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.
“Kegiatan berbagi dan kepedulian sosial seperti ini merupakan salah satu langkah konkret perguruan tinggi dalam berkontribusi kepada masyarakat.
Hal ini juga sejalan dengan komitmen Unair dalam berbagai indikator Times Higher Education Impact Rankings, khususnya dalam kontribusi terhadap pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Madyan juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur, relawan, serta panitia yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia berharap setiap paket yang disalurkan tidak hanya membawa bantuan materi, tetapi juga pesan kepedulian dan kebersamaan.
“Semoga setiap paket yang kita distribusikan hari ini tidak hanya membawa bantuan secara materi, tetapi juga membawa pesan kepedulian, kebersamaan, dan harapan bagi saudara-saudara kita yang menerimanya,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Unair, Ardianto, menyampaikan bahwa proses pengemasan paket Berkah Ramadan tahun ini berlangsung lebih cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Semoga pendistribusian paket Berkah Ramadan ini diberikan kelancaran, keselamatan, dan keberkahan,” ujarnya.
Ketua Airlangga Institute for Learning and Growth (AILG), Eko Supeno, menjelaskan bahwa kegiatan distribusi paket Berkah Ramadan tersebut telah memasuki tahun ke-11.
Pada tahun ini, paket bantuan akan disalurkan ke 18 kabupaten/kota di Jawa Timur, panti asuhan, serta mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi di Unair.
“Insyaallah proses distribusi akan berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis hingga Sabtu. Mudah-mudahan tahun depan Unair dapat menyalurkan paket Berkah Ramadan ini lebih luas lagi,” ujarnya.
Program sosial ini juga selaras dengan komitmen Unair dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang diinisiasi United Nations, khususnya tujuan pertama, yaitu Tanpa Kemiskinan (No Poverty).
Melalui program tersebut, Unair berharap dapat terus menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan sosial.(rmt)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan