RADAR SURABAYA - Perjalanan KA 147 Blambangan Ekspres relasi Surabaya Pasar Turi – Ketapang mengalami insiden di perlintasan sebidang wilayah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (6/3) dini hari.
Kereta tertabrak sebuah truk tepat pukul 00.49 WIB di Km 109+860, JPL 13, yang merupakan perlintasan resmi terjaga.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menjelaskan bahwa lokomotif CC 201 83 53 yang menarik KA Blambangan Ekspres mengalami kerusakan sehingga perjalanan tidak bisa langsung dilanjutkan.
“Akibat kejadian tersebut, lokomotif mengalami kerusakan sehingga rangkaian kereta harus ditarik mundur ke Stasiun Probolinggo menggunakan lokomotif penolong,” ujarnya, Jumat (6/3).
Meski terjadi benturan keras, Cahyo memastikan tidak ada korban jiwa. Untuk meminimalisasi keterlambatan, KAI segera mengalihkan seluruh penumpang ke rangkaian kereta lain.
“Keselamatan pelanggan merupakan prioritas utama KAI. Seluruh penumpang KA Blambangan Ekspres dalam kondisi aman dan perjalanan mereka tetap dilanjutkan menggunakan KA Wijaya Kusuma menuju Ketapang,” tegasnya.
Selain itu, KAI memberikan service recovery bagi penumpang yang terdampak keterlambatan lebih dari 60 menit sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan.
Insiden ini juga berdampak pada jadwal keberangkatan dan kedatangan beberapa kereta lain di wilayah Daop 9 Jember.
Cahyo mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, khususnya Pasal 114 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang mewajibkan pengguna jalan mendahulukan perjalanan kereta api.
“Kami mengingatkan kepada seluruh pengguna jalan untuk tidak terburu-buru saat melintasi perlintasan sebidang dan selalu mengutamakan keselamatan. Palang pintu perlintasan bukan alat pengamanan utama, melainkan alat bantu untuk mengamankan perjalanan kereta api,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa keselamatan di perlintasan sebidang adalah tanggung jawab bersama.
“Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas sangat penting untuk mencegah kecelakaan serta menjaga keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan,” tambah Cahyo.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam terkait penyebab kecelakaan. KAI berharap insiden ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya disiplin di perlintasan sebidang demi keselamatan bersama. (net/nur)
Editor : Nurista Purnamasari