Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Polda Jatim Gelar Operasi Keselamatan Semeru Dua Pekan, Ini Fokus Sasarannya

M. Mahrus • Senin, 2 Februari 2026 | 10:17 WIB
RIBUAN: Apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Keselamatan Semeru di Polda Jatim. Ditlantas fokus upaya sosialisasi, preemtif dan preventif. (MAHRUS/RADAR SURABAYA)
RIBUAN: Apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Keselamatan Semeru di Polda Jatim. Ditlantas fokus upaya sosialisasi, preemtif dan preventif. (MAHRUS/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Ditlantas Polda Jatim menggelar operasi Keselamatan Semeru 2026 selama dua pekan. Operasi dimulai 2-15 Februari 2026. Sebanyak 5.020 personel Polda Jatim dan jajaran dikerahkan.

Berdasarkan data analisa dan evaluasi pelaksanaan operasi Keselamatan Semeru tahun 2025 tercatat terjadi kecelakaan 531 kasus, mengakibatkan 10 korban meninggal dunia, 51 korban luka berat, serta 803 korban luka ringan.

Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Iwan Saktiadi mengatakan, Operasi Keselamatan Semeru 2026 diselenggarakan 14 hari terhitung mulai 2-15 Februari 2026. Sebanyak 5.020 personel Polda Jatim dan jajaran diturunkan.

"Pada Operasi Keselamatan ini merupakan landasan kita akan mempersiapkan operasi terpusat yaitu Operasi Ketupat dalam rangka mudik dan balik lebaran 2026," ujarnya usai apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Semeru di Mapolda Jatim, Senin (2/2).

Iwan menambahkan, khusus operasi keselamatan, berfokus pada sosialisasi, langkah-langkah preemtif dan preventif yang fokus menyasar kepada armada angkutan umum khususnya angkutan penumpang. 

Ia menyebutkan menjelang operasi ketupat nanti Polri, Dishub, Jasa Raharja, Dinas Kesehatan dan stake holder lainnya akan bertugas pada bidang masing-masing. 

Kepolisian akan berfokus kepada angkutan-angkutan massal, angkutan-angkutan umum yang mengangkut manusia. Khususnya kendaraan bus yang sifatnya reguler maupun bus yang sifatnya pelayanan wisata atau rombongan.

"Kenapa? Seperti saya sampaikan di awal bahwa ini merupakan fundamen kita akan menjelang operasi ketupat nanti. Di mana pada operasi ketupat, seperti kita ketahui, masyarakat Indonesia memiliki tradisi mobilisasi, mudik ke kampung halaman pada saat libur lebaran nanti dan wisata mengisi liburan nya," bebernya. 

Mantan Kapolresta Solo melanjutkan, Ditlantas Polda Jatim akan melakukan ramp cek serentak selama kurun waktu 14 hari di seluruh 39 kota dan kabupaten.

Pihak kepolisian, sudah mendata perusahaan oto bus yang bermarkas di masing-masing daerah. "Untuk kemudian kami dari tim gabungan tingkat provinsi tentunya nanti bekerja sama dengan masing-masing kota kabupaten untuk melaksanakan ramp cek pada pool-pool kendaraan bus. Sekali lagi kami fokuskan kepada angkutan umum orang agar pada saat nanti pelaksanaan operasi ketupat ke depan seluruhnya siap armadanya," bebernya. 

Polisi dengan tiga melati di pundak ini menegaskan, upaya-upaya pada operasi keselamatan memfokuskan kepada penyiapan masyarakat lebih memahami aturan-aturan berlalu lintas, menjaga keselamatan diri, menjaga keselamatan lingkungannya. "Dan tentunya tujuan dari lalu lintas ini adalah kamseltibcarlantas," tuturnya.

Adapun sasaran dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026 adalah pengendara tidak menggunakan helm SNI, berkendara di bawah umur, berkendara pengaruh alkohol, melawan arus, menggunakan ponsel saat berkendara, tidak menggunakan safety belt, boncengan lebih dari satu dan melebihi batas kecepatan. (rus/gun)

Editor : Guntur Irianto
#ditindak #fokus #Polda Jatim #sasaran #angka #kecelakaan #kapan #keselamatan #bus #pelanggaran #dimana #Berita Polri terbaru #angkot #Penindakan #operasi keselamatan semeru #operasi #2026 #di jatim #Mabes Polri #Berita Kepolisian #Ditlantas #angkutan umum