Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Banjir Pasuruan Belum Surut, 13 Desa Terendam Hingga Dada Orang Dewasa

Nurista Purnamasari • Rabu, 21 Januari 2026 | 11:04 WIB

 

Sebanyak 13 desa di Kabupaten Pasuruan masih terendam banjir sejak Selasa (20/1).
Sebanyak 13 desa di Kabupaten Pasuruan masih terendam banjir sejak Selasa (20/1).

RADAR SURABAYA - 13 desa di tiga kecamatan di Pasuruan, Jawa Timur masih terendam banjir, dengan ketinggian air mencapai dada orang dewasa. Banjir yang melanda sejak Selasa (20/1) sore hingga Rabu pagi (21/1) masih belum surut.

Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menyebut sebagian desa sudah mulai surut, namun banjir masih bertahan di Kecamatan Winongan, Grati, dan Rejoso.

“Sebagian desa banjir sudah surut, masih ada belasan desa di tiga kecamatan yang masih banjir pagi ini,” ujarnya, Rabu (21/1).

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Pasuruan, tercatat sebanyak 984 Kepala Keluarga (KK) terdampak oleh banjir ini.

"Data tersebut masih sementara hingga pukul 16.00 WIB. Sementara ada beberapa titik lainnya ada juga masih terdampak," kata Sugeng.

Di Kecamatan Winongan, banjir merendam delapan desa, yakni Prodo, Winongan Kidul, Winongan Lor, Bandaran, Lebak, Sidepan, Penataan, dan Menyarik, dengan ketinggian air 30–80 sentimeter.

Sementara di Kecamatan Grati, banjir masih menggenangi Desa Kedawungkulon dan Kedawungwetan.

Di Kecamatan Rejoso, Desa Toyaning, Rejoso Lor, dan Kawisrejo juga belum surut, dengan ketinggian air mencapai 70 sentimeter.

Banjir yang sudah surut tercatat di Desa Sekarputih, Ranggeh, Pekanggkuran, Kelurahan Gondangwetan, serta Desa Sruwi di Kecamatan Winongan.

Namun, aktivitas warga di desa-desa yang masih terendam lumpuh total. “Nggak bisa kerja kalau seperti ini,” kata Dani, warga Desa Kedawungkulon. (dtk/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#banjir pasuruan #pasuruan #bpbd #Ketinggian Air