Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Khofifah Perkuat Kerja Sama dengan Tiongkok, Fokus SDM Unggul dan Lonjakan Ekspor Jatim

Mus Purmadani • Senin, 5 Januari 2026 | 10:48 WIB
Pertemuan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Konjen Tiongkok Ye Su, Sabtu lalu.
Pertemuan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Konjen Tiongkok Ye Su, Sabtu lalu.

RADAR SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmennya memperkuat kerja sama strategis dengan Republik Rakyat Tiongkok (RRT). 

Kerja sama strategis khususnya di sektor pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan perdagangan internasional, ini diungkapkan dalam pertemuan bersama Konsul Jenderal RRT Ye Su di Surabaya.

Kerja sama ini diarahkan untuk menciptakan SDM unggul, berdaya saing global, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Timur melalui penguatan sektor manufaktur dan ekspor.

Pendidikan dan SDM Jadi Fondasi Utama

Khofifah menekankan bahwa pembangunan pendidikan menengah di Jawa Timur telah diselaraskan dengan kebutuhan pendidikan tinggi, sehingga transisi siswa dari SMA ke perguruan tinggi berjalan lebih efektif dan berkeadilan.

“Penguatan pendidikan menengah di Jawa Timur berjalan selaras dengan kebutuhan pendidikan tinggi, sehingga transisi siswa dari SMA ke perguruan tinggi dapat berlangsung lebih efektif dan berkeadilan,” ujar Khofifah dalam keterangannya, Senin (5/1). 

Ia juga menjelaskan bahwa sistem penerimaan mahasiswa di Indonesia terdiri atas jalur tes dan non-tes berbasis prestasi akademik maupun nonakademik.

Sejak 2020 hingga 2025, siswa Jawa Timur tercatat paling banyak diterima di perguruan tinggi negeri, baik melalui jalur tes maupun prestasi.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur pun mengelola enam sekolah berasrama unggulan yang dirancang khusus untuk mencetak calon pemimpin masa depan.

Manufaktur Kuat, Ekspor Walet Menguat

Di bidang perdagangan, Khofifah mengungkapkan bahwa sektor manufaktur Jawa Timur menyumbang 31,16 persen terhadap perekonomian daerah pada triwulan III 2025, melampaui rata-rata nasional.

Salah satu peluang ekspor yang menjadi sorotan adalah sarang burung walet, komoditas bernilai tinggi yang memiliki permintaan besar di pasar Tiongkok.

“Sarang burung walet adalah peluang besar bagi Jawa Timur. Dengan standar yang tepat dan kerja sama yang kuat, kami optimistis ekspor ke Tiongkok dapat terus ditingkatkan,” jelasnya.

Tiongkok Apresiasi Komitmen Jawa Timur

Konjen RRT Ye Su mengapresiasi keseriusan Pemprov Jatim dalam membangun kemitraan jangka panjang, khususnya dalam pendidikan, pelatihan, manufaktur, dan perdagangan.

“Kami melihat Jawa Timur memiliki komitmen kuat dalam pengembangan pendidikan dan SDM. Tiongkok terbuka untuk memperluas kerja sama melalui beasiswa, pelatihan, serta kolaborasi industri dan perdagangan,” katanya.

Jatim Menuju Pusat Pertumbuhan Ekonomi Global

Melalui kolaborasi ini, Jawa Timur diarahkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia yang bertumpu pada SDM berkualitas, industri kuat, dan ekspor berdaya saing global.

Langkah Khofifah memperkuat kemitraan dengan Tiongkok dinilai strategis untuk mempercepat transformasi ekonomi Jawa Timur menuju panggung internasional.(mus) 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Ye Su #khofifah indar parawansa #konjen tiongkok #gubernur jawa timur