RADAR SURABAYA - Polda Jatim mengerahkan 14 ribu personel gabungan untuk pengamanan natal dan tahun baru (nataru) di Jawa Timur. Selain itu Polda Jatim meminta masyarakat yang akan beraktivitas atau mengisi liburan nataru untuk tetap waspada dan hati-hati karena diprediksi pada momen nataru curah hujan tinggi di Jawa Timur.
Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto mengatakan, dalam pengamanan natal dam tahun baru di beberapa tempat akan diberikan pengamanan maksimal. Polda Jatim melibatkan pengamanan dari TNI, Polri, Pemda dan stakeholder terkait dengan jumlah kurang lebih 14 ribu personel.
"Yang tentunya sudah kita bagi di dalam pos-pos pengamanan yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Timur dan tentunya pada kesempatan ini kami juga mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan aktivitas karena dari data iklim cuaca yang sekarang ini tentunya harus juga bisa meningkatkan kewaspadaan karena curah hujan yang tinggi," ungkapnya usai apel gelar pasukan Operasi Lilin Semeru di Mapolda Jatim, Jumat (19/12).
Nanang melanjutkan, untuk beberapa tempat wisata yang sekiranya di daerah pinggir laut atau pantai dan daerah pegunungan juga sudah disiapkan personel yang siap untuk melakukan kegiatan Sar (Search and Rescue).
"Sehingga (kalau) ada ada hal-hal yang sangat urgent ini anggota kita sudah siap baik personel maupun peralatan. Ya mudah-mudahan tidak terjadi namun kami sudah siapkan semuanya," ucapnya.
Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bisa hati-hati di dalam melakukan kegiatan aktivitas di jalan. Baik di jalan raya arteri, jalan tol dan sebagainya.
"Pada saat nanti juga kegiatan-kegiatan tanggal 25 Desember 2025 menjelang ibadah, kegiatan sterilisasi akan kami siapkan sehingga kami harapkan bisa beribadah dengan khusyuk," bebernya.
Dalam pengamanan Nataru Polda Jatim juga melibatkan semua pihak dengan harapan kegiatan bisa berjalan dengan baik. "Harapan kami bahwa dengan kegiatan ini bisa berjalan dengan baik sehingga semuanya bisa berjalan dan bisa menikmati sampai akhir tahun ini dengan aman nyaman dan tenang," tandasnya. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto