RADAR SURABAYA - Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur (Jatim) mengajak para guru dan orang tua untuk terus mendukung, merawat, dan memberi ruang bagi kreativitas serta potensi anak-anak istimewa agar berkembang. Pendidikan inklusif, kata Aries, harus memberikan kesempatan yang setara bagi semua anak untuk mengembangkan potensi terbaik mereka.
“Saya sangat mengapresiasi kreativitas anak-anak istimewa kita. Tidak semua anak seusia mereka memiliki keberanian dan kepercayaan diri untuk tampil menunjukkan bakatnya. Ini adalah anugerah Tuhan yang tidak dapat kita banding dan samakan dengan apa pun,"ujar Aries saat peringatan Hari Disabilitas International (HDI) dengan Seni Budaya & Vokasi di SLBN Gedangan Sidoarjo.
Selain kegiatan tersebut, dalam kesempatan ini Aries juga melakukan peninjauan sarana prasarana. Yakni program revitalisasi gedung sekolah yang merupakan upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menghadirkan lingkungan belajar yang lebih ramah disabilitas, aman, dan nyaman. Revitalisasi mencakup ruang kelas, fasilitas pembelajaran vokasi, aksesibilitas, dan infrastruktur pendukung lainnya agar sesuai dengan kebutuhan peserta didik berdasarkan karakteristik masing-masing.
Aries melanjutkan kunjungan dengan meninjau fasilitas pembelajaran di SLBN Gedangan, termasuk ruang fisioterapi yang menjadi salah satu layanan penting bagi siswa. Dalam peninjauan tersebut, Aries menekankan pentingnya perawatan yang lebih optimal agar pelayanan terapi bagi anak-anak berjalan dengan aman, nyaman, dan sesuai standar kebutuhan.
Ia juga menyoroti perlunya penyusunan tata ruang yang lebih mendukung aktivitas terapi serta memastikan ketersediaan alat-alat fisioterapi yang berfungsi baik. Menurutnya, layanan fisioterapi memegang peran penting dalam mendukung perkembangan motorik dan kemandirian peserta didik.
Aries menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan di SLBN Gedangan merupakan cerminan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap pendidikan inklusif. (mus/gun)
Editor : Guntur Irianto