RADAR SURABAYA - Ketenangan malam di Kelurahan Payaman, Kecamatan Nganjuk, Jawa Timur, mendadak pecah oleh tragedi berdarah.
Dua perempuan ditemukan tewas di sebuah rumah kos pada Selasa (25/11) malam, sementara satu korban lain dalam kondisi kritis.
Polisi bergerak cepat menelusuri jejak pelaku. Hanya dalam waktu sekitar dua jam setelah penemuan mayat, pelaku berhasil ditangkap di wilayah Kecamatan Baron. Hingga kini, motif pembunuhan masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Korban meninggal diketahui bernama Elvy Nurhayati, 41, dan Ellinda Jelsa Eika Eldianti, 22.
Sementara satu korban lain, Elsa Dwi Intan Meylani, ditemukan dalam kondisi kritis dengan luka tusuk.
Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. Saksi mata, Meilysa Putri, tetangga kos korban, mendengar teriakan minta tolong sekitar pukul 22.30 WIB.
Saat mengecek, ia melihat pelaku membawa pisau dan diduga sempat membakar kamar kos korban.
“Pelaku ditangkap di wilayah Kecamatan Baron, tidak lama setelah kejadian,” ujar sumber kepolisian dikutip dari Radar Kediri.
Jenazah kedua korban dibawa ke rumah duka di Dusun Muneng Kulon, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, menggunakan dua mobil ambulans dari RS Bhayangkara Nganjuk. Sejak sore, rumah duka sudah dipenuhi pelayat.
Sekretaris Desa Muneng, Ibnu Hanif, mengatakan jenazah langsung dimakamkan hari itu juga. “Langsung dimakamkan hari ini,” ujarnya.
Suasana duka semakin terasa ketika Aipda Iswandi, anggota Polsek Kertosono yang merupakan suami dan ayah korban, terlihat lemas dan terus meneteskan air mata.
“Kami masih mendalami motif pelaku. Saat ini pelaku sudah diamankan dan proses hukum berjalan,” kata seorang pejabat kepolisian Nganjuk. (rdk/nur)
Editor : Nurista Purnamasari