Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Ini isi Pidato Terakhir Sugiri Sancoko Sebelum Ditangkap KPK Sore Harinya

Muhammad Firman Syah • Sabtu, 8 November 2025 | 02:54 WIB
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko ditangkap KPK beberapa jam setelah melantik sejumlah pejabat dilingkungan Pemkab Ponorogo.
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko ditangkap KPK beberapa jam setelah melantik sejumlah pejabat dilingkungan Pemkab Ponorogo.

Ponorogo – Beberapa jam sebelum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi penangkapan, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menghadiri pelantikan 138 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jumat (7/11/2025) pagi, di Pringgitan Rumah Dinas Bupati.

Pelantikan tersebut disebut sebagai bagian dari upaya akselerasi kinerja dan reformasi birokrasi demi mewujudkan visi Ponorogo Hebat. Ratusan pejabat yang dilantik menempati posisi strategis pelayanan publik dan program pembangunan daerah.

Dalam amanatnya, Sugiri menekankan bahwa rotasi jabatan bukan sekadar perpindahan posisi, tetapi amanah yang menuntut integritas, disiplin, serta perubahan cara berpikir.

“Jabatan adalah amanah dari Tuhan. Keputusan rotasi ini sudah melalui pertimbangan matang demi right man in the right place. Namun yang paling penting dari semua ini adalah mutasi mindset,” ujar Sugiri dengan penekanan.

Ia mengajak seluruh ASN melakukan introspeksi, berani melawan ego pribadi, dan meninggalkan pola kerja lama yang tidak efektif.

“Kita harus melawan diri sendiri, melawan nafsu, melawan gengsi. Kalau tidak dimulai dari situ, perubahan hanya akan jadi slogan,” ucapnya.

Sugiri juga menyinggung soal optimalisasi anggaran daerah. Ia meminta pejabat memastikan realisasi program selaras dengan RPJMD dan menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.

“Kita harus berani menambal kebocoran dan mengelola anggaran seminimal mungkin tapi cukup untuk memenuhi kebutuhan wajib rakyat. Tidak ada lagi jabatan yang aman jika kinerja tidak maksimal,” tegasnya.

Pemkab Ponorogo saat ini masih memiliki lima posisi eselon II yang kosong dan akan diisi melalui mekanisme open bidding. Sugiri menyebut proses itu akan dilakukan secara transparan.

“Lowongan jabatan akan dilelang secara fair agar mendapatkan orang yang tepat sesuai kebutuhan masyarakat,” kata dia.

Beberapa jam setelah acara tersebut, KPK melakukan penindakan hukum terhadap Sugiri. Operasi itu berkaitan dengan penyelidikan sejumlah program dan alokasi anggaran daerah yang sebelumnya menjadi sorotan publik.

Editor : M Firman Syah
#bupati #KPK #ott #Sugiri Sancoko #ponorogo