Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Beraksi di Empat Kota Wilayah Jawa Timur, Dua Perampok Spesialis Minimarket Ditangkap 

M. Mahrus • Jumat, 7 November 2025 | 01:00 WIB
DIKELER: Dua perampok spesialis minimarket di yang beraksi di empat kota berhasil ditangkap Polda Jawa Timur. (MAHRUS/RADAR SURABAYA)
DIKELER: Dua perampok spesialis minimarket di yang beraksi di empat kota berhasil ditangkap Polda Jawa Timur. (MAHRUS/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Dua pelaku komplotan perampok spesialis minimarket yang beraksi di empat wilayah Jawa Timur ditangkap Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim. Tersangka SD, 43, alias Ameng warga Kelurahan Matangaji, Cirebon dan HK, 34, warga Bintoro, Demak. Sementara untuk dua pelaku lainnya I dan T masih buron. Kedua tersangka ditangkap di wilayah Depok Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, kedua tersangka melakukan pencurian di minimarket yang ada di empat wilayah di Jatim.

"Di antaranya kabupaten Magetan, Lamongan, Nganjuk dan Tuban. Jadi ada empat laporan polisi di wilayah Jatim yang berhasil diungkap. Dua pelaku sudah berstatus tersangka," ujarnya di Mapolda Jatim, Kamis (6/11).

TKP dan Modus Komplotan Perampok Spesialis Minimarket 

Abast menambahkan, komplotan tersangka beraksi mencuri di minimarket Jalan Solo-Maospati, Magetan, dan Desa Paron, Baron, Nganjuk pada Kamis 4 September 2025. Tersangka beraksi di minimarket Jalan Raya Babat-Lamonga pada Minggu 7 September 2025. Kemudian tersangka juga beraksi di minimarket Jalan Martadinata Tuban pada Senin 8 September 2025.

"Untuk modus operandi yang dilakukan oleh tersangka melakukan pencurian dengan tujuan mengambil uang yang ada di laci kasir atau berada di brankas serta rokok yang ada di toko ataupun minimarket," jelasnya. 

Dalam menjalankan aksinya tersangka membawa dua buah sajam jenis golok dan pen gun yang dimodifikasi menyerupai pistol. Senjata tersebut digunakan untuk mengancam pegawai dan menakut-nakuti. Sementara untuk sarana beraksi komplotan pelaku menggunakan mobil rental. 

"Tersangka SD berperan sebagai sopir dan memantau situasi. Sedangkan tersangka HK yang masuk melakukan pencurian ke minimarket membawa pen gun dimodifikasi menyerupai pistol bersama dua pelaku lainnya," terangnya. 

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur menuturkan tersangka merupakan residivis yang sudah keluar masuk penjara empat kali. Mereka terkenal dengan kelompok Jabar. Selain beraksi di Jatim, komplotan tersangka juga beraksi di dua lokasi Lasem Rembang Jawa Tengah. 

"Kelompok ini terkenal kelompok Jabar karena mereka punya apa kelompok ya seputar lokal orang Depok, orang Srengseng Sawah, orang Bogor sasarannya juga dan baru kali ini dia kerja ke wilayah Jawa Timur," bebernya.

Jumhur melanjutkan dalam sekali beraksi merampok minimarket tersangka bisa mendapatkan uang Rp 20 juta hingga Rp 40 juta. Selain itu mereka juga mencuri rokok yang dijual di minimarket. Sementara untuk uang hasil pencurian dan penjualan rokok dibagikan kepada kelompoknya. 

"Hasilnya kita dapat memang seperti pelaku-pelaku lain memang dia digunakan gaya hidup dan juga narkoba juga pernah ya," tutupnya. (rus/gun)

Editor : Guntur Irianto
#identitas #Empat Kota #pistol #magetan #Polda Jatim #Berita Jawa Timur terbaru #modus #Berita Kriminal Terbaru #bobol #jawa barat #lamongan #pembobol #Jawa Timur #minimarket #komplotan #pelaku #Ditreskrimum #Berita Kriminal Hari Ini #perampok #nganjuk #Daftar #tuban #Beraksi #tkp #residivis #kronologi #perampokan