RADAR SURABAYA - Insiden penyerangan oleh sekelompok pemuda berpakaian serba hitam menggemparkan warga Kota Probolinggo, Jawa Timur.
Sekitar seratus orang diduga menyerbu Kafe Asyiq yang berlokasi di Jalan Mastrip, Kelurahan Kedopok, Kecamatan Kedopok, pada Sabtu (25/10) malam sekitar pukul 22.45 WIB. Aksi mendadak tersebut membuat pengunjung panik dan berhamburan menyelamatkan diri.
Pemilik Kafe Asyiq, Muhammad Asnawi Sofyan, menuturkan bahwa insiden terjadi saat ia sedang melakukan kontrol rutin di lokasi.
Rombongan pemuda awalnya hanya melintas, namun tiba-tiba masuk ke area kafe dan membuat keributan tanpa alasan jelas.
“Awalnya mereka cuma lewat. Kami perhatikan saja. Tapi tiba-tiba mereka masuk tanpa motif apa pun, langsung bikin ricuh,” ujar Asnawi.
Menurut keterangan Asnawi, sebagian pelaku mengenakan atribut perguruan silat, sementara lainnya berpakaian serba hitam dan mengenakan masker.
Beberapa di antaranya bahkan terlihat membawa senjata tajam dan sempat melempar batu ke arah pengunjung.
Beruntung, tidak ada korban luka dalam kejadian tersebut. Karyawan kafe segera menutup akses dan memasang barikade untuk meredam situasi.
Kejadian penyerangan di Kafe Asyiq telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, Iptu Zaenal Arifin, membenarkan bahwa laporan telah diterima dan penyelidikan sedang berlangsung.
Dugaan sementara mengarah pada aksi kelompok gangster yang belakangan meresahkan warga.
Pemilik kafe berharap aparat segera bertindak tegas agar kejadian serupa tidak terulang.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada, terutama saat malam hari, mengingat aksi sejenis disebut kerap terjadi di beberapa titik kota. Keamanan publik menjadi prioritas utama agar aktivitas warga tetap berjalan aman dan kondusif. (trn/nur)
Editor : Nurista Purnamasari