RADAR SURABAYA - Penemuan fosil gajah purba berukuran raksasa kembali menggemparkan dunia arkeologi Indonesia. Tim Museum Geologi Bandung berhasil menemukan fosil stegodon yang diperkirakan satu tubuh utuh di lereng Gunung Pandan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Fosil tersebut ditemukan di kawasan Hutan Tritik, Desa Tritik, Kecamatan Rejoso, dan diyakini sebagai salah satu temuan paling lengkap dalam beberapa tahun terakhir.
Proses ekskavasi dilakukan oleh tim gabungan dari Museum Geologi Bandung, Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Nganjuk, serta komunitas Kota Sejuk Nganjuk.
Gunawan Widagdo, perwakilan Disporabudpar Nganjuk, menyatakan bahwa tim telah melakukan penggalian sejak Selasa pekan lalu dan dijadwalkan selesai pada 21 Oktober.
“Lokasi ekskavasi berada di kawasan hutan Desa Tritik, Kecamatan Rejoso, lereng Gunung Pandan. Fosil yang ditemukan terdiri atas rahang dan gigi, dan diperkirakan berasal dari satu tubuh utuh,” ujar Gunawan dilansir dari Detik.com, Senin (20/10).
Fosil stegodon tersebut memiliki panjang sekitar 255 sentimeter. Total ada 22 orang yang terlibat dalam proses ekskavasi, terdiri atas 11 orang dari Badan Geologi, 7 orang dari komunitas dan Disporabudpar, serta 4 warga lokal.
Temuan ini memperkuat dugaan bahwa wilayah Nganjuk menyimpan potensi besar sebagai situs paleontologi.
Penemuan fosil stegodon utuh di lereng Gunung Pandan menjadi bukti penting kekayaan geologi Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Timur.
Selain memperkaya data ilmiah tentang fauna purba, temuan ini juga membuka peluang pengembangan wisata edukatif berbasis konservasi dan sejarah alam.
Pemerintah daerah dan komunitas ilmiah diharapkan terus mendukung kegiatan ekskavasi dan pelestarian situs fosil agar warisan geologi ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk pendidikan, penelitian, dan pariwisata.
Temuan ini menjadi pengingat bahwa tanah Indonesia menyimpan jejak kehidupan purba yang luar biasa dan layak dijaga bersama. (dtk/nur)
Editor : Nurista Purnamasari