Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Ketua DPRD Jatim: Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur Momentum Perkuat Kebersamaan dan Sinergi Pembangunan

Mus Purmadani • Senin, 13 Oktober 2025 | 09:56 WIB

 

Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Musyafak Rouf
Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Musyafak Rouf

RADAR SURABAYA — Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Musyafak Rouf, mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur sebagai momentum memperkuat semangat kebersamaan dan sinergi pembangunan.

Politikus PKB ini menjelaskan, penetapan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur didasarkan pada Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2007, yang merujuk pada terbentuknya pemerintahan Provinsi Jawa Timur pada 12 Oktober 1945. Tanggal tersebut merupakan momen bersejarah yang menandai lahirnya semangat perjuangan daerah dalam memperkuat eksistensi pemerintahan Republik Indonesia pasca-Proklamasi.

“Sejak saat itu, peringatan Hari Jadi selalu menjadi wahana untuk mengenang perjuangan para pendahulu, menghargai jasa para tokoh, dan meneguhkan komitmen kita dalam melanjutkan cita-cita pembangunan Jawa Timur,” ujar Musyafak, Minggu (12/10).

Menurut dia, 80 tahun perjalanan bukanlah waktu yang singkat. Selama periode tersebut, Jawa Timur telah tumbuh menjadi salah satu provinsi dengan kontribusi ekonomi terbesar kedua di Indonesia.

“Di balik kemajuan itu terdapat kerja keras, kebersamaan, dan semangat gotong royong dari seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.

Musyafak menilai, tema peringatan tahun ini *Jatim Tangguh Terus Bertumbuh* mencerminkan tekad untuk memperkuat daya tahan dan daya saing daerah, sekaligus memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.

“Ketangguhan Jawa Timur bukan hanya terletak pada kekayaan alamnya, tetapi juga pada karakter masyarakatnya yang tangguh, pekerja keras, religius, dan berjiwa sosial tinggi,” katanya.

Musyafak juga menekankan pentingnya sinkronisasi program pembangunan daerah dengan kebijakan nasional. DPRD Jawa Timur, kata dia, mendukung penuh arah pembangunan nasional yang menempatkan pembangunan sumber daya manusia unggul sebagai prioritas utama.

“Salah satunya melalui Program Makan Bergizi Gratis yang diinisiasi pemerintah pusat. Program ini sejalan dengan semangat Jawa Timur dalam memperkuat ketahanan pangan dan menurunkan angka stunting,” jelasnya.

Musyafak menambahkan, program tersebut tidak hanya memberikan makanan bergizi kepada anak-anak, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian dan gotong royong di masyarakat. Melalui sinergi lintas sektor dan pemanfaatan bahan pangan lokal, lanjutnya, program ini diharapkan dapat memberdayakan petani, nelayan, pelaku UMKM, dan koperasi pangan daerah.

“Dengan demikian, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh anak-anak, tetapi juga oleh masyarakat luas,” paparnya.

Baca Juga: Viral! 10 Pengunjung Terluka Gara-Gara Wahana Ombak Banyu di Pasar Malam Purworejo Ambruk

Musyafak menegaskan, DPRD Jawa Timur berkomitmen mengawal pelaksanaan program strategis tersebut agar berjalan efektif, berkeadilan, dan berkelanjutan. “Dalam setiap peringatan Hari Jadi, kita diingatkan bahwa tanggung jawab pembangunan adalah tanggung jawab bersama. Kolaborasi antara eksekutif, legislatif, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat sipil harus terus diperkuat,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Musyafak mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur sebagai titik tolak memperluas dampak pembangunan dan pemerataan kesejahteraan.

“Mari kita jadikan momentum Hari Jadi ke-80 ini sebagai titik tolak untuk memperkuat sinergi dan memperluas dampak pembangunan, agar kesejahteraan benar-benar dirasakan hingga ke pelosok desa,” pungkasnya. (mus)

Editor : Lambertus Hurek
#Musyafak Rouf #dprd jawa timur #Makan Bergizi Gratis (MBG) #jatim tangguh #Hari Jadi Jawa Timur