RADAR SURABAYA – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai meninjau ruang praktik tata boga SMKN 6 Surabaya, Jalan Margorejo Nomor 76. Dalam kesempatan itu, ia memberi motivasi kepada siswa untuk selalu menjaga kebersihan serta disiplin saat praktik kuliner.
Menurut dia, kebersihan ruang dan peralatan adalah cermin profesionalisme yang harus ditanamkan sejak dini. Aries juga menyampaikan rencana pemberian dough mixer dalam waktu dekat sebagai alat pendukung pembelajaran.
Kehadiran mesin tersebut diharapkan membuat praktik tata boga lebih efektif sekaligus membuka ruang kreativitas siswa dalam menghasilkan karya inovatif. “Banyak hal yang bisa dikembangkan siswa di bidang tata boga,” katanya kemarin (2/10).
Tak hanya meninjau, Aries juga berkesempatan mencicipi aneka dessert hasil kreasi siswa di kafe SMKN 6 Surabaya. Beragam hidangan manis seperti kue dan olahan penutup lainnya menunjukkan keterampilan sekaligus kreativitas para siswa.
Sebagai sekolah berstatus badan layanan umum daerah (BLUD), SMKN 6 didorong untuk terus berinovasi. Termasuk mengembangkan produk kuliner dan menjadikan kafe sekolah sebagai sarana praktik kewirausahaan.
Aries berharap siswa tidak hanya unggul dalam keterampilan, tetapi juga memiliki jiwa usaha yang kuat. “Sekolah kejuruan di Jatim harus terus mengembangkan keterampilan di bidang tata boga, tata busana, maupun keunggulan-keunggulan lainnya. Dengan begitu, lulusan SMK bisa terserap di pasar kerja bahkan membuka usaha sendiri. Apalagi bisnis makanan dan minuman itu tidak ada matinya,” ujarnya. (mus)
Editor : Lambertus Hurek