RADAR SURABAYA - Seorang anak berusia tujuh tahun berinisial MK ditemukan dalam keadaan luka di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta. Korban ini diduga mengalami penganiayaan yang dilakukan ayahnya. Gerak cepat Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak berhasil menangkap kedua orang tua korban yang ternyata pasangan sesama jenis atau lesbi.
Keduanya, ibu korban berinisial SNK, 42, dan perempuan berinisial EF alias YA, 40, yang kerap disapa ayah Juna oleh korban. Dari hasil penyelidikan, pelaku disebut sering memukul, menendang, membanting, menyiram bensin dan membakar wajah korban di sawah.
Tak hanya itu, korban juga dipukul dengan kayu hingga tulangnya patah, membacok dengan golok, hingga menyiram tubuh korban dengan air panas.
"Mereka pasangan sesama sejenis dan pelaku EF ini mengaku bernama Yusuf Arjuna atau Juna," kata Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP M Prasetyo, Sabtu (13/9).
Penangkapan tersebut bermula ketika korban ditemukan di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta. Direktorat Tindak Pidana PPA dan PPO Bareskrim Polri melakukan penyelidikan. Korban mengaku pernah sekolah di TK Masyitoh di Balongbendo.
Dari informasi tersebut, Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak membantu Direktorat Tindak Pidana PPA dan PPO Bareskrim Polri menyelidiki ke lokasi. Anggota akhirnya mendapat identitas korban dari TK yang berada di Sidoarjo ini. Polisi kemudian mencari informasi ke PT KAI dan mendapati jika ada identitas korban bersama tersangka EF yang naik kereta api dari Stasiun Surabaya dengan tujuan ke Jakarta.
"Kami amankan keduanya di tempat kos di Desa Parengan, Krian, Sidoarjo. Saat ini proses penyidikan sedang dilakukan di Direktorat Tindak Pidana PPA dan PPO Bareskrim Polri," ungkapnya.(gun)
Editor : Guntur Irianto