RADAR SURABAYA – Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur resmi melaksanakan Kelas Kecerdasan Artifisial - AI Goes To School, sebuah program unggulan dari Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) yang bertujuan untuk mendampingi 10.000 guru di 40 kota selama 18 bulan.
Program ini didukung oleh mitra strategis seperti Google.org, AVPN , dan Asian Development Bank (ADB) , serta bekerja sama dengan pemangku kepentingan lokal untuk memastikan implementasi yang efektif di setiap wilayah.
Melalui pelatihan ini, para guru diajak untuk memahami Teknologi KA, Etika dalam pemanfaatan KA, Manajemen Prompt, Pemanfaatan KA untuk pembelajaran kreatif, Pemanfaatan KA untuk pengelolaan kelas,
serta Pemanfaatan KA untuk peningkatan kinerja dan Administrasi.
Selain itu, program ini juga menyediakan akses ke platform Learning Management System (LMS) yang memungkinkan guru mengakses materi pelatihan secara fleksibel dan berkelanjutan.
Pelatihan Kecerdasan Artifisial ini diikuti sejumlah 75 guru jenjang SMA dan SMK sesuai undangan dari Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur di Kota Malang dan sekitarnya.
Sebagai Trainer adalah Fitria W. Roosinda dan Roziki Alianto, keduanya merupakan Relawan Mafindo Wilayah Surabaya yang telah mengikuti Training of Trainer yang diselenggarakan sebelumnya oleh Mafindo dan AVPN.
Mereka berdua menyampaikan resume dari 6 buah modul yang bisa diakses sepenuhnya oleh huru, dari semua jenjang pendidikan, melalui situs Institute.Mafindo.or.id.
Selain itu, peserta akan diajak melatih diri melalui LMS dengan nilai sertifikat sebesar 20 JP.
Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, S.SI., M.IP. yang membuka kegiatan, menyambut baik kegiatan AIGTS sebagai implementasi dari kerja sama dalam program Cerdig - Cerdas Digital yang dilaksanakan oleh Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur dalam upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat di bidang teknologi dan literasi digital.
Sejalan dengan itu, salah satu peserta dari SMKN2 Singosari, Fajar Ningtyas, S.Pd. dan mengajarkan mapel Bahasa Inggris menyebutkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk memahami penggunaan AI dan memilih tools KA yang tepat bagi proses pembelajaran sesuai dengan mapel yang diampu.
Tentang AI Goes To School
AI Goes To School adalah program pelatihan yang bertujuan untuk mendampingi 10.000 guru di 40 kota selama 18 bulan.
Program ini dirancang untuk membantu guru memahami dan mengintegrasikan KA ke dalam
pembelajaran sehari-hari, sehingga mereka dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih inovatif dan relevan bagi siswa. (nin)