Sidoarjo - Kawasan Pasar Ngaban, Tanggulangin, berubah mencekam pada Minggu dini hari (7/9) setelah sekelompok remaja yang diduga gengster terlibat bentrokan dengan kelompok lain. Insiden sekitar pukul 03.00 WIB itu menyebabkan empat orang luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Peristiwa ini sempat viral di media sosial melalui sejumlah unggahan video. Rekaman memperlihatkan jalanan dipenuhi pemuda bersepeda motor. Warga menyebut, sebelum bentrokan pecah, para pelaku mondar-mandir sambil berteriak di sekitar Pom Gelam. Ketegangan memuncak setelah salah seorang menabrak pengendara lain, memicu kericuhan.
Seorang warganet dengan akun @arya.krucil menuturkan dirinya hampir terjebak dalam insiden tersebut.
"Kronologi ne aku pas start kro arek GL, nah pas topsped moro-moro gerumbulan e arek-arek iku mau nengah. Otomatis aku ngerim nganti gobet-gobet peda ku mergo kuatir onok sing gowo sajam. Akhire aku kro arek GL mau puter balik nang Pom Gelam, langsung podo nguber arek iku mau," tulisnya.
Kesaksian lain datang dari akun @dimas_w.s yang mengaku pernah mengalami kejadian serupa di jalur sama pada awal bulan.
Sedangkan akun @aldoo_putraa menegaskan keresahan publik dengan menulis "Jangan ada gangster di lintasan kita."
Fenomena gengster di Sidoarjo, khususnya di jalur Tulangan-Tanggulangin hingga arah Porong, memang kerap terjadi pada malam hingga dini hari. Aksi ugal-ugalan, adu balap, hingga bentrok terbuka membuat warga resah karena membahayakan pengguna jalan yang tidak terlibat.
Masyarakat melalui media sosial mendesak aparat kepolisian segera memperketat patroli dan menindak tegas pelaku.
"Kalau dibiarkan, bisa-bisa besok ada korban yang lebih parah," tulis seorang warganet.
Hingga Minggu siang, polisi belum merilis keterangan resmi terkait identitas pelaku maupun kondisi korban luka. Namun, insiden ini menambah catatan panjang keresahan warga Sidoarjo terhadap maraknya gengster yang merusak ketertiban umum. (dwi/ris/fir)
Editor : M Firman Syah