Mojokerto - Penemuan potongan kaki manusia di semak-semak jalur wisata Pacet-Cangar, Kabupaten Mojokerto, ternyata hanya permulaan dari rangkaian temuan mengerikan. Polisi kini mendapati puluhan potongan tubuh manusia tercecer di sekitar lokasi.
Penyisiran dilakukan tim gabungan Satreskrim Polres Mojokerto bersama Polsek Pacet di Dusun Pacet Selatan, Desa Pacet, Kecamatan Pacet, sejak Sabtu (6/9) pagi. Hasilnya, belasan potongan daging berukuran variatif ditemukan berserakan di semak-semak pinggir jalan, sekitar 1 kilometer di atas tikungan Gotekan.
Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Fauzy Pratama, mengungkapkan potongan tubuh yang pertama kali ditemukan adalah telapak kaki kiri hingga mata kaki.
"Potongan kaki kiri. Selain itu ada banyak potongan daging, ukurannya bermacam-macam, tapi tidak ada yang besar. Sulit kami identifikasi karena tak ditemukan tulang, kecuali bagian kaki," ungkapnya.
Temuan itu bermula dari laporan warga bernama Suliswanto, 30, yang sedang mencari rumput untuk pakan ternak. Ia menemukan potongan kaki sekitar pukul 10.30 WIB, disusul potongan daging lain berjarak 1-2 meter dari lokasi awal. Bahkan, sepekan sebelumnya, ia sempat menemukan potongan serupa di lokasi berbeda, namun mengira hanya daging hewan sehingga tidak melapor.
Fauzy menambahkan, area penyebaran potongan tubuh cukup luas, diperkirakan mencapai 50 meter di sepanjang jurang pinggir jalan turunan AMD Sendi. Untuk mempercepat pencarian, Polres Mojokerto berkoordinasi dengan Polda Jatim guna menurunkan anjing pelacak.
"Saya berkoordinasi dengan tim dari Polda Jatim untuk menerjunkan anjing pelacak karena lokasi penyebaran potongan daging cukup luas. Dari titik mayoritas ditemukan potongan daging dan telapak kaki manusia tersebut penyebarannya sekitar 50 meter," tambahnya.
Menurut Fauzy, medan pencarian cukup menyulitkan karena sebagian potongan berada di kedalaman lima meter di tebing curam.
"Dengan pertimbangan kondisi di lapangan, kondisi tebing yang curam saya butuh bantuan dari anjing pelacak. Kita juga belum bisa memastikan berapa lama korban meninggal karena harus melalui pemeriksaan forensik. Iya kita bawa ke RS Bhayangkara Pusdik Sabhara (Porong, Sidoarjo)," jelasnya.
Hingga Sabtu sore, petugas masih melakukan penyisiran. Warga yang melintas di jalur Pacet-Cangar diminta tetap waspada dan tidak mendekati area pencarian demi keselamatan. (ali/ris/fir)
Editor : M Firman Syah