RADAR SURABAYA - Pemprov Jawa Timur, Pemkot Surabaya, TNI Kodam V Brawijaya, dan Perum Bulog Kanwil Jawa Timur menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak di 962 titik di Jawa Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan GPM di seluruh Indonesia yang dilaksanakan di 7.285 kecamatan pada 38 provinsi.
Di Lapangan Flores, Ngagel Kecamatan Wonokromo, Surabaya, kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Walikota Surabaya Eri Cahyadi, serta Pimpinan Perum Bulog Jawa Timur, Langgeng Wisnu Adinugroho.
Khofifah mengatakan, distribusi beras SPHP diharapkan lebih maksimal terutama di pasar pasar tradisional. Beberapa hari lalu Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengeluarkan surat keputusan bahwa HET beras medium sebesar Rp 13.500 per kilogram.
Harga beras SPHP Rp 12.500 per kilogram. Distribusinya harus aman, keterjangkauan harus aman dan stoknya aman. "Saat ini penyaluran Beras SPHP di Jawa Timur sudah mencapai 173 ribu ton," katanya.
Baca Juga: Oscar Piastri Rebut Pole Position Formula 1 GP Belanda 2025, McLaren Dominasi Kualifikasi
Sementara itu, Langgeng menyampaikan bahwa Perum Bulog Kanwil Jawa Timur menyalurkan sebanyak 4.863 ton beras SPHP melalui 962 titik. Gerakan pangan murah serentak ini diharapkan membuat harga beras medium turun di bawah HET. (*)