RADAR SURABAYA - Tongkat estafet kepemimpinan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur resmi berganti. Dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) VI PKS Jawa Timur yang digelar di Dyandra Convention Hall, Surabaya, Minggu (24/8). Bagus Prasetia Lelana resmi ditetapkan sebagai Ketua DPW PKS Jawa Timur periode 2025–2030, menggantikan Irwan Setiawan.
Pergantian kepemimpinan ini ditegaskan melalui prosesi pelantikan, pengucapan sumpah jabatan, serta penandatanganan ikrar jabatan yang dipimpin langsung oleh Presiden PKS H Almuzzammil Yusuf. Prosesi tersebut berlangsung serentak bersama Muswil PKS di 38 provinsi seluruh Indonesia.
Dalam Muswil VI ini, juga diumumkan susunan baru kepengurusan Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah (DPTW) PKS Jawa Timur yang terdiri dari Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW), Dewan Syariah Wilayah (DSW), dan Dewan Pengurus Wilayah (DPW).
Ketua DPW PKS Jawa Timur periode 2025–2030, Bagus Prasetia Lelana menargetkan perolehan sebanyak 12 kursi di DPRD Jawa Timur pada Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2029 mendatang. Pada Pileg) 2024 lalu, PKS berhasil meraih 5 kursi dari 120 kursi DPRD Jawa Timur.
“Target perolehan kursi PKS secara nasional sebesar dua digit. Target tersebut juga berlaku untuk perolehan kursi di DPRD Jawa Timur, yakni dua digit. Kalau di DPRD Jawa Timur ada 120 kursi dan target kita naik 10 persen, maka target kita 12 kursi,” katanya.
Untuk mencapai target tersebut, politikus asal Tulungagung ini sudah menyiapkan sejumlah strategi. Antara lain, memaksimalkan peran dan fungsi kader dalam menggalang suara dan dukungan pemilih. Kemudian memperkuat struktur pemenangan partai.
“Jawa Timur memiliki 38 kabupaten dan kota. Dan ini terbanyak se-Indonesia. Dan struktur partai yang ada di 38 kabupaten/kota ini terus kita perkuat,” jelasnya.
Bagus menambahkan strategi berikutnya adalah mengoptimalkan keberadaan kader PKS yang saat ini duduk di kursi DPRD Jawa Timur. Saat ini Muswil VI PKS, semuanya hadir dan sudah berkomitmen untuk mewujudkan target perolehan kursi di Pemilu 2029. “Kita ingin bersama-sama menuju target yang sudah ditetapkan,” terangnya.
Sementara itu Sekretaris PKS Jatim DPW PKS Jatim periode 2025–2030 Muhammad Syadid mengatakan bahwa tren perolehan suara PKS dari Pemilu ke Pemilu itu memang signifikan naik. “Target kita di 2029 itu adalah masuk menjadi partai 5 besar di Jawa Timur. Insyaallah, dengan mesin kekuatan yang disebutkan oleh Ketua DPW PKS Jatim, ada kader, ada struktur, ada anggota dewan, maka ini akan menjadi bagian yang akan kita wujudkan dan kita upayakan,” tegasnya.
Ppada Pileg 2019, perolehan kursi PKS di DPRD Jawa Timur sebanyak 4 kursi. Lalu di 2024 naik menjadi 5 kursi. Pada Pileg 2024, raihan suara PKS Jawa Timur untuk kursi DPR RI naik hampir 300 ribu suara. Pada Pileg 2019 untuk DPR RI, PKS merebut 858.316 suara, sedangkan di Pileg 2024 untuk DPR RI dengan 1.129.997 suara.
Untuk suara DPRD kabupaten/kota se-Jawa Timur, naik menjadi 1.426.834 suara pada Pileg 2024 dari sebelumnya 1.363.197 suara. Sedangkan untuk suara DPRD provinsi dari 995.390 suara di Pileg 2019 menjadi 1.307.657 suara di Pileg 2024. (mus)
Editor : Lambertus Hurek