Surabaya - Upaya pengungkapan jaringan narkotika di Bangkalan, Madura, diwarnai perlawanan sengit. Seorang anggota Ditresnarkoba Polda Jawa Timur, Bripda A, mengalami luka bacok setelah diserang seorang bandar sabu yang menjadi target operasi. Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Socah, Bangkalan, Kamis (14/8) sore.
Saat kejadian, Bripda A tengah melakukan penyelidikan dengan metode undercover buy atau pembelian terselubung. Namun, target yang diketahui merupakan residivis narkoba justru melawan dengan senjata tajam hingga mengenai kepala dan punggung korban.
Direktur Ditresnarkoba Polda Jatim, Kombes Pol Robert Da Costa, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa target sudah lama dipantau karena diduga kuat mengendalikan peredaran sabu di Madura.
"Anggota kami saat itu sedang menyamar. Targetnya ini residivis dan langsung menyerang dengan senjata tajam," ujar Robert, Rabu (20/8).
Menurut Robert, pelaku bukan sekadar pengguna, melainkan seorang bandar sekaligus residivis yang berulang kali keluar masuk penjara. Selama sebulan terakhir, pria itu masuk daftar pencarian polisi.
"Pelaku termasuk bandar dan residivis," tegasnya.
Sebagai informasi, metode undercover buy kerap digunakan dalam pengungkapan kasus narkotika. Polisi menyamar sebagai pembeli untuk mendapatkan barang bukti sekaligus menjerat pelaku. Namun, strategi ini memiliki risiko tinggi karena penyamaran bisa terbongkar sewaktu-waktu, seperti yang dialami Bripda A.
Insiden terjadi di lokasi ramai dan sempat memicu kepanikan warga. Pelaku berhasil melarikan diri di tengah keributan dan hingga kini masih buron.
"Pelaku belum tertangkap dan masih dalam pengejaran," ungkap Robert.
Bripda A segera dievakuasi ke rumah sakit di Surabaya untuk mendapatkan perawatan intensif. Ia mengalami beberapa luka bacok serius, namun kondisinya berangsur membaik dan kini menjalani rawat jalan.
Polisi memastikan pengejaran terus dilakukan. Tim gabungan dari Ditresnarkoba, Ditreskrimum Polda Jatim, dan Polres Bangkalan diterjunkan untuk memburu pelaku. Robert menegaskan, tindakan tegas akan diambil.
Baca Juga: Tim Jogoboyo Amankan Tiga Orang di Jalan Tembaan Surabaya, Ternyata Bawa Satu Poket Sabu
"Kami akan kejar sampai dapat. Tidak ada kompromi untuk pelaku," tegasnya. (dwi/ris/fir)
Editor : M Firman Syah