Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Menjelajahi Pesona Desa Clebung, Perpaduan Alam, Sejarah dan Spiritualitas di Bojonegoro

Muhammad Firman Syah • Jumat, 15 Agustus 2025 | 21:44 WIB
Bojonegoro tawarkan wisata alam, sejarah, dan spiritual di Desa Clebung, Puncangarum, Jubungan Belanda dan Makam Ki Bagus.
Bojonegoro tawarkan wisata alam, sejarah, dan spiritual di Desa Clebung, Puncangarum, Jubungan Belanda dan Makam Ki Bagus.

Bojonegoro - Bojonegoro, sebuah kabupaten di Jawa Timur, menyimpan deretan destinasi wisata yang memadukan keindahan alam, nilai sejarah dan kekayaan spiritual. Salah satu kawasan yang tengah mencuri perhatian adalah Desa Clebung di Kecamatan Bubulan, yang menawarkan tiga daya tarik utama yaitu Air Terjun Puncangarum, Jubungan Belanda dan Makam Ki Bagus Lancing Kusumo.

Air Terjun Puncangarum menjadi primadona baru dengan ketinggian sekitar lima meter dan aliran air deras yang menyejukkan suasana pedesaan. Meski pengelolaan masih dalam tahap koordinasi bersama Perhutani, antusiasme warga untuk menjadikannya destinasi unggulan sangat tinggi.

Tak jauh dari lokasi air terjun, terdapat Jubungan Belanda, sebuah peninggalan era kolonial yang menyimpan nuansa historis unik dan daya tarik fotografi bernuansa vintage.

Bagi peziarah, Makam Ki Bagus Lancing Kusumo menjadi tujuan penuh makna. Tokoh penyebar Islam di Bubulan ini dikenal karena kisahnya membabat hutan bambu demi membuka lahan, bertahan hidup dengan rebung dan pecel, yang melahirkan nama
"Clebung" dari gabungan kata pecel dan rebung. Hingga kini, tradisi tahlil dan pengajian rutin terus dilestarikan di makam tersebut.

Desa Clebung juga menjadi lokasi kegiatan pengabdian masyarakat dari berbagai perguruan tinggi.

"Saya dan teman-teman FKMB Unesa menggelar pengabdian masyarakat di kawasan Bubulan, termasuk sekitar Air Terjun Puncangarum ini. Kegiatan ini mencakup gotong-royong dan upaya pelestarian alam agar spot ini kelak bisa dinikmati oleh publik dengan tetap menjaga keasriannya," ujar Alfin Desta, Ketua Umum FKMB Unesa.

Sekretaris Desa, Yusa Rafianto, mengungkapkan bahwa potensi wisata Clebung masih minim dikenal publik.

"Wisata ini masih belum banyak yang mengetahui, bahkan warga lokal Bojonegoro masih banyak yang belum tahu. Saya berharap dengan adanya pemeliharaan dari warga sekitar dan pemuda-pemuda yang ada di sini akan menjadikan wisata ini lebih diminati, dan dikenal masyarakat luas," tuturnya.

Dengan panorama alam yang asri, warisan sejarah, dan sentuhan spiritual, Desa Clebung berpotensi menjadi destinasi unggulan Bojonegoro yang menarik wisatawan sekaligus menggerakkan ekonomi lokal. (wfq/gab/fir)

Editor : M Firman Syah
#destinasi unggulan #bojonegoro #desa #wisata alam #Clebung #wisata jatim