GRESIK – Seorang pria berinisial SR, 36, ditangkap pihak kepolisian atas dugaan pembunuhan terhadap SAC, 30, seorang pengemudi ojek online (ojol) perempuan yang jasadnya ditemukan dalam kardus di kawasan Kedamean, Gresik, Jawa Timur. Penangkapan SR menjadi sorotan publik setelah beredar informasi bahwa ia dijemput aparat kepolisian sesaat setelah mengantar anaknya ke sekolah.
“Sarapan paginya dijemput polisi. Posisi habis nganter anak TK, pulang-pulang rumahnya sudah dikepung. Istrinya juga lagi hamil,” tulis akun TikTok @gadisngawi, dalam unggahan yang viral dan menyedot perhatian ribuan pengguna.
Kepolisian mengungkap bahwa SR merupakan residivis kasus pembunuhan berencana pada tahun 2008. Saat itu, ia dijerat Pasal 340 KUHP dan divonis 20 tahun penjara. Namun, ia telah bebas pada Agustus 2018.
Kini, SR kembali terlibat dalam tindak pidana yang serupa. Ia diduga menghabisi nyawa SAC, yang dikenal sebagai driver ojol, dengan motif dendam karena merasa ditipu oleh korban.
“Korban menjanjikan pelaku bisa menjadi PNS dan meminta uang Rp5 juta. Tapi sampai sekarang janji itu tak ditepati,” ujar Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, Senin (28/7).
Jenazah SAC ditemukan pada Minggu pagi (27/7) dalam kondisi mengenaskan. Tubuh korban terbungkus kardus dan plastik, diikat dengan tali rafia, lalu dibuang di semak-semak kawasan Kedamean. Penemuan tersebut berawal dari laporan warga yang tengah mencari rumput.
Setelah dilakukan penyelidikan, polisi berhasil mengamankan SR di rumah kontrakannya di wilayah Menganti. Ia diketahui sempat beraktivitas seperti biasa sebelum akhirnya dijemput oleh petugas kepolisian. (nad/gab/fir)
Editor : M Firman Syah