RADAR SURABAYA - Musyawarah Daerah (Musda) III DPD Partai Hanura Jawa Timur resmi menghasilkan ketua baru, Selasa (1/7) malam. Sumarzen Marzuki terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Hanura Jatim periode 2025-2030.
Ketua Panitia Musda III Hanura Jatim
Muhdor Ali mengatakan sebelumnya terdapat dua pendaftar bakal calon ketua yakni Sumarzen Marzuki dan Akhmad Nurkholis. Saat Musda berlangsung, rekomendasi dari DPP turun tunggal kepada Sumarzen.
"Pak Sumarzen terpilih secara aklamasi dalam Musda. Tidak ada gejolak dari peserta yang hadir, semua tunduk dan patuh dengan perintah Dewan Pimpinan Pusat (DPP)," ujarnya ketika dihubungi Radar Surabaya melalui ponselnya, Rabu (2/7).
Sumarzen merupakan salah satu tokoh di Partai Hanura. Sebelumnya, ia pernah maju sebagai calon legislatif DPR RI dari Dapil Jatim 1 yang meliputi Surabaya-Sidoarjo. Di luar partai, Sumarzen pernah aktif di Pelindo, pernah juga menjadi Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi dan Manajemen Kepelabuhan (STIAMAK) Barunawati Surabaya dan Direktur Utama PT. Terminal Petikemas Indonesia (TPI).
"Selain menetapkan ketua terpilih, Musda juga menetapkan tim formatur. Ada lima orang formatur yang akan bertugas untuk menyusun kepengurusan selama dua pekan ke depan," katanya.
Menurut dia, lima orang formatur merupakan representasi dari DPP, DPD dan DPC. Diantaranya, Sumarzen ketua terpilih sebagai representasi perwakilan DPD. Kemudian Kakung Santosa, Sekretaris DPD Partai Hanura periode sebelumnya yang juga menjadi anggota tim formatur representasi DPD.
Sementara dari DPP, ada nama Yunianto Wahyudi alias Masteng yang sebelumnya merupakan Ketua DPD Partai Hanura Jatim dan saat ini menjadi Koorwil V Partai Hanura yang membawahi Jatim, Jateng dan DIY.
Selain Masteng, DPP juga menugaskan Bambang Irianto dalam tim formatur. Pemilihan Ketua serta tim formatur itu menjadi pamungkas dari rangkaian Musda Partai Hanura Jatim. (*)