RADAR SURABAYA - Masjid bukan sekadar tempat ibadah. Ia adalah pusat aktivitas sosial, budaya, dan kini juga olahraga. Pesan itu disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meresmikan Mini Soccer Al Akbar Sport Center di halaman timur Masjid Nasional Al Akbar Surabaya.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pertandingan persahabatan antara Tim Masjid Nasional Al Akbar melawan Tim Masjid Baitul Hamdi dari Kantor Gubernur Jatim.
“Mini Soccer Sport Center ini bukan hanya simbol fisik. Ini adalah bentuk konkret penguatan fungsi masjid sebagai pusat aktivitas umat. Masjid adalah pemersatu umat,” tegas Khofifah kemarin.
Peresmian ini juga bertepatan dengan jalan sehat dalam rangka merayakan Tahun Baru Islam 1447 Hijriah. Menurut Khofifah, kegiatan itu menyiratkan semangat kebersamaan lintas lapisan masyarakat. “Ada makna yang lebih dalam dari sekadar jalan sehat,” ujarnya.
Khofifah menyinggung pentingnya nilai-nilai inklusif yang pernah diusung dalam Piagam Madinah. Ia berharap keberadaan sport center ini bisa menjadi ruang interaksi yang sehat dan membangun karakter generasi muda.
“Masjid harus jadi pusat harmoni sosial. Dari tempat ini bisa lahir anak-anak yang kuat fisik, tangguh mental, dan dekat dengan Alquran,” katanya.
Gubernur perempuan pertama di Jatim itu juga sempat berdialog dengan para pemain muda soal siapa pesepak bola idola mereka. Suasana pun mencair, hangat, dan penuh semangat.
Sementara itu, Sekdaprov Jatim Adhy Karyono yang turut bermain membela Tim Masjid Baitul Hamdi mengaku senang bisa ikut berpartisipasi. “Pertandingan ini bukan soal menang atau kalah, tapi bagaimana kita menjaga soliditas dan membangun kebersamaan antar lembaga,” ujarnya. (mus)
Editor : Lambertus Hurek