Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Grebeg Suro 2025, Menbud Fadli Zon Sebut Reog Ponorogo Jadi Warisan Budaya Kelas Dunia

Muhammad Firman Syah • Sabtu, 28 Juni 2025 | 04:29 WIB

 

 

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon menutup langsung gelaran Grebeg Suro 2025 di Kota Ponorogo.
Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon menutup langsung gelaran Grebeg Suro 2025 di Kota Ponorogo.

Ponorogo — Gegap gempita budaya kembali menggema dari Bumi Reog. Perhelatan Grebeg Suro 2025, yang berlangsung sejak 4 hingga 29 Juni, ditutup meriah dengan kirab pusaka, karnaval budaya, dan atraksi megah dari 41 kelompok Reog dari seluruh penjuru Nusantara.

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, hadir langsung menutup rangkaian acara di Alun-alun Ponorogo (26/6). Dalam pidatonya, Menbud menyampaikan kebanggaannya atas komitmen Ponorogo dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya bangsa.

“Reog Ponorogo adalah wujud nyata kekayaan budaya Indonesia. Ia mencerminkan ‘mega diversity’ yang tak ternilai dan telah mendapat pengakuan dunia lewat penetapan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) oleh UNESCO,” ungkap Fadli.

Ia juga menekankan bahwa di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, pembangunan kebudayaan akan terus menjadi fondasi utama pembangunan nasional sebagaimana diamanatkan UUD 1945 Pasal 32 Ayat 1.

Acara puncak Grebeg Suro tahun ini menjadi bukti nyata pelibatan masyarakat lintas usia, dari seniman senior hingga generasi muda, dalam estafet pelestarian Reog Ponorogo. Tak hanya menjadi tontonan, festival ini adalah sarana transmisi nilai dan regenerasi budaya yang hidup.

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menegaskan bahwa Grebeg Suro bukan semata-mata seremoni tahunan, tetapi etalase prestise budaya dan potensi ekonomi kreatif Ponorogo.

“Setelah Reog diakui UNESCO, kami terus bergerak. Tahun ini, Ponorogo resmi mendaftar menjadi bagian dari Jejaring Kota Kreatif UNESCO. Kami berharap akhir tahun nanti, dunia mengakui Ponorogo sebagai kota kreatif global,” tegasnya.

Grebeg Suro 2025 menghadirkan 32 rangkaian acara, mulai dari pertunjukan budaya, agenda religi, olahraga tradisional, hingga festival komunitas hobi. Semuanya dirancang untuk menampilkan kekayaan lokal sekaligus membuka ruang interaksi lintas sektor: budaya, pariwisata, ekonomi, dan diplomasi budaya.

Momentum penutupan dihadiri berbagai tokoh, mulai dari kepala daerah se-Jawa Timur dan Jawa Tengah, hingga pejabat tinggi lintas kementerian dan lembaga. Di antaranya, Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, Bupati Jombang, Tulungagung, Nganjuk, Magelang, hingga Madiun, Pejabat Kementerian Koordinator Perekonomian, KKP, Kemenparekraf, dan Pemprov Jatim. Tidak ketinggalan Staf Khusus Menteri Kebudayaan, para Direktur Jenderal, serta Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X

“Reog harus terus kita majukan sebagai simbol kekuatan budaya nasional di tengah tantangan global. Grebeg Suro adalah bukti bahwa bangsa ini punya identitas yang kuat dan layak mendunia," pungkasnya.

Editor : M Firman Syah
#warisan budaya #Reog #menbud #ponorogo #fadli zon